BUKU AJAR PEMROGRAMAN  VISUAL DASAR 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KUTIPAN PASAL 72: 

Ketentuan Pidana Undang -Undang Republik Indonesia  

Nomor 19 Tahun 2002  tentang HAK CIPTA 

 

1. Barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan  perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1)  atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling  singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 

 

(satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 

(tujuh) tahun dan/atau  denda paling banyak Rp 

5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah). 

2. Barang siapa dengan sengaja menyiarkan,  memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu ciptaan  atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, dipidana dengan  pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda  paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah). 

 

 

 

 ~ Indra Griha Tofik Isa, S.T., M.Kom. ~ 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU AJAR PEMROGRAMAN  VISUAL DASAR 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

Pekalongan - Indonesia 

 

 

 

 

 

BUKU AJAR PEMROGRAMAN  

VISUAL DASAR  

Copyright © 2021 

 

 

Penulis: 

Indra Griha Tofik Isa, S.T., M.Kom. 

 

Editor: 

Moh. Nasrudin 

(SK BNSP: No. Reg. KOM.1446.01749 2019) 

 

Setting Lay-out & Cover: 

Tim Redaksi 

 

 

Diterbitkan oleh: 

PT. Nasya Expanding Management 

 (Penerbit NEM - Anggota IKAPI) Jl. Raya Wangandowo, Bojong 

Pekalongan, Jawa Tengah 51156 

Telp. (0285) 435833, Mobile: 0853-2521-7257 www.penerbitnem.online / penerbitnem@gmail.com 

 

Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang. 

Dilarang memperbanyak sebagian  atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari Penerbit 

 

 

Cetakan ke-1, April 2021 

 

 

ISBN: 978-623-6906-82-8 

 

 

 

Kata Pengantar 

 

 

Alhamdulillah, puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah Swt. yang telah memberikan kekuatan sehingga kami dapat menyelesaikan bahan ajar. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah pada junjungan Nabi Muhammad Saw. 

Bahan Ajar ini berjudul Buku Ajar Pemrograman Visual Dasar dimana dapat memberi kemudahan pemahaman materi praktikum, khususnya dalam mata kuliah Pemrograman Visual. Materi yang termuat dalam bahan ajar ini meliputi: Pengenalan tools visual studio, Tahapan dalam memulai project baru, Membuat aplikasi sederhana dengan basic control, Variabel-tipe data dan operator, Percabangan dan pemilihan, Perulangan, Array, Validasi Prosedur-fungsi-module, Basis data, Report, Setup installer visual studio 2010. Buku Ajar dibuat secara terstruktur dan sistematis sesuai dengan konten perkuliahan Rencana Pembelajaran Semester.  

Akhirnya dengan kerendahan hati, penulis menyadari bahwa dalam penulisan buku ajar ini masih banyak terdapat kelemahan dan jauh dari sempurna, maka semua saran dan komentar yang bersifat membangun dari semua pihak, dengan senang hati penulis terima. Semoga buku ini dapat bermanfaat dan dapat menjadi masukan bagi pihak-pihak yang memerlukannya, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas keilmuan khususnya dalam mata kuliah Praktikum Pemrograman Visual. 

 

Palembang, April 2021 

 

Penulis 

 

 

 

 

 

 

 

Daftar Isi 

 

 

KATA PENGANTAR __ v 

DAFTAR ISI __ vii 

 

BAB 1 PENGENALAN VISUAL BASIC .NET 1  

BAB 2 MEMULAI PROJECT BARU 13 

 BAB 3 APLIKASI SEDERHANA DENGAN BASIC

CONTROL (BAGIAN 1) 22 

 BAB 4 APLIKASI SEDERHANA DENGAN BASIC

CONTROL (BAGIAN 2) 31  

BAB 5 VARIABEL, TIPE DATA, DAN OPERATOR 48 

BAB 6 PERCABANGAN (IF ... THEN) DAN PEMILIHAN  (SELECT CASE) 54 

BAB 7 PERULANGAN 63 

BAB 8 ARRAY 82 

BAB 9 VALIDASI 94 

BAB 10 PROCEDURE, FUNCTION, MODUL 106 

BAB 11 BASIS DATA (BAGIAN 1) 112 

BAB 12 BASIS DATA (BAGIAN 2) 130 

 BAB 13 MEMBUAT LAPORAN (REPORT)

KESELURUHAN DATA 137 

 BAB 14 MEMBUAT LAPORAN (REPORT)

BERDASARKAN TANGGAL TERTENTU 148 

BAB 15 MEMBUAT PACKAGE PROJECT VISUAL STUDIO 159 

DAFTAR PUSTAKA 166 


   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TENTANG PENULIS 

 

 

 

 

Bab 1 PENGENALAN VISUAL BASIC .NET 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Pengenalan Visual Basic .NET 

2. Pemrograman Visual 

3. Lingkungan Kerja dan toolbox dalam Visual Basic .NET 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Memahami platform Visual Basic.NET. 

2. Memahami pemrograman berbasis visual. 

3. Memahami Lingkungan Kerja dan toolbox Visual Basic .NET. 

 

A. Pengenalan Visual Basic .NET 

Microsoft Visual Basic .Net merupakan development tools yang digunakan untuk membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET framework). Visual Basic sendiri merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft pada tahun 1991 dan merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code). Bahasa BASIC sendiri diciptakan oleh Professor John Kemeny dan Thomas Kurtz dari Kampus Darmouth pada pertengahan tahun 1960-an (Deitel & Deitel, 1999). 

Di dalam Visual Basic .Net, programmer dapat membangun aplikasi Windows Form, Aplikasi web berbasis 

 

- 1 - 

ASP.NET, dan juga aplikasi command-line dengan alat ini. Alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio .NET.  

Dalam lingkungan Windows, User-interface sangat memegang peranan penting, karena dalam pemakaian aplikasi yang kita buat, pemakai senantiasa berinteraksi dengan Userinterface tanpa menyadari bahwa di belakangnya berjalan instruksi-instruksi program yang mendukung tampilan dan proses yang dilakukan. 

 

B. Pemrograman Berbasis Visual 

Pemrograman visual adalah bahasa pemrograman yang terdapat simbol-simbol grafis dan terdapat teks mempunyai arti sematik menggunakan ekspresi visual seperti grafik, gambar, dan ikon yang sistematis dan mengacu pada aktivitas untuk membuat program dalam dimensi atau dengan kata lain menggunakan Graphical User Interface (GUI). Dalam Pemrograman Visual Cukup melakukan “drag” dan “drop” objek-objek yang akan digunakan dan Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP). 

 

Konsep Pemrograman Berbasis Visual 

1. Program berbasis visual memakai konsep event-driven: 

a. Kode program tidak mengikuti alur yang ditetapkan awal. 

b. Eksekusi program dapat berlainan sesuai dengan event yang diberikan. 

2. Urutan event menentukan urutan kode yang dieksekusi, jadi alur jalannya program bisa berbeda untuk setiap eksekusi program. 

 

IDE (Integrated Development Environment (IDE)) 

1. Penulisan program banyak dilakukan dengan berbagai editor, misal: Notepad. 

2. Dengan menggunakan IDE, Programmer dapat membuat user interface, melakukan koding, melakukan testing dan debugging serta mengkompilasi program menjadi executable. 

 

Visual Basic 

1. Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. 

2. Ini terlihat dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah FORM, dimana pengguna dapat mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah. 

 

Visual Basic .NET 

VB .Net adalah salah satu bahasa pemrograman dalam .Net framework. Cikal bakal dari VB .Net adalah bahasa BASIC (Beginer All-Purpose Symbolic Instruction Code) yang diciptakan tahun 1964 oleh professor John Kemeny dan Thomas Kurtz. 

 

Platform dan Layer 

Platform .Net Framework 

Microsoft .Net: yang awalnya disebut Next Generation Windows Services (NGWS) adalah suatu platform untuk membangun dan menjalankan generasi penerus aplikasiaplikasi. Microsoft .NET merupakan framework (kerangka) pengembangan yang menyediakan antarmuka pemrograman baru untuk layanan Windows dan API 

(Application Programming Interface) 

Layer 

a. Microsoft .NET merupakan strategi Microsoft untuk menghubungkan sistem, informasi, dan alat (device), sehingga orang dapat berkomunikasi serta berkolaborasi dengan lebih efektif. 

b. Teknologi .NET terintegrasi penuh melalui produkproduk Microsoft, dan menyediakan kemampuan untuk mengembangkan solusi dengan menggunakan Web service. 

c. Platform Microsoft .NET terdiri dari lima komponen utama yang tersusun dalam tiga lapisan (layer). Lapisan paling bawah adalah sistem operasi; lapisan kedua terdiri dari tiga komponen; lapisan teratas adalah Visual Studio .NET. 

 

  

Gambar 1.1. Platform Microsoft .Net 

 

 

Keuntungan Mempelajari .NET 

Beberapa keuntungan ketika menggunakan .Net, adalah sebagai berikut. 

1. Multi Language 

Arsitektur .NET bersifat terbuka, sehingga memungkinkan berbagai bahasa pemrograman mengakses CLR dengan mulus. Banyak kalangan menyebut .NET sebagai “open source” versi Microsoft. Saat ini .NET dapat diprogram menggunakan Visual Basic.NET, C++.NET, 

Visual C#, Jscript, dan J#. 

 

 

Gambar 1.2. Arsitektur Framework, Language  dan Tools VB .Net 

 

2. No DLL Hell 

DLL merupakan blok atau modul-modul objek dari sebuah aplikasi. Peranannya sangat penting, sekaligus memusingkan. Sering terjadi dalam dunia windows, kompatibilitas dan registrasi DLL di masing-masing Workstation menjadi isu besar dalam deployment aplikasi. 

 

3. Strong Typing dan Type Safety 

.NET menyediakan strong typing, dimana setiap variabel wajib didefinisikan scope dan tipe datanya. Demikian pula dengan fasilitas type safety yang sangat bermanfaat untuk membantu dalam coding pemrograman, terutama fasilitas intellisense yang membimbing pemrogram dalam menentukan property, method, maupun function yang akan dipakai. 

 

4. Cross Platform Possibility 

.Net menyimpan dan mengirim data dalam bentuk XML yang merupakan format data universal di internet. Dengan demikian integrasi data antarplatform lebih mudah dilakukan, selama platform tersebut mendukung XML. Manipulasi format data dalam bentuk XML, .txt, maupun .rtf merupakan sesuatu yang menantang para programmer untuk membuat aplikasi lintas platform. 

 

5. Code Once, More Application 

Interface pemrograman bersifat konsisten, dengan object model yang sama pada setiap bahasa yang digunakan. Suatu objek baik berbentuk class, library, maupun web services dapat diakses dengan mudah oleh berbagai aplikasi windows maupun web. 

 

C. Lingkungan Kerja dan Toolbox dalam Visual Basic .NET 

Setelah Anda selesai menginstalasi, maka akan muncul tampilan Visual Studio 2010 seperti di bawah ini. 

 

  

Gambar 1.3. Splash Screen Visual Studio 2010 

 

Tampilan layar kerja Visual Studio 2010 apabila instalasi berhasil dilakukan adalah sebagai berikut. 

 

  

Gambar 1.4. Layar Kerja Visual Studio 2010 

 

Membuat Project Baru di Visual Studio 2010 

Project merupakan kerangka dasar aplikasi yang menentukan jenis aplikasi yang akan dibuat. Langkahlangkah pembuatan project adalah sebagai berikut. 

1. Jalankan Visual Studio 2010. 

2. Pada bagian Start Page pilih New Project. 

 

  

 

3. Pada bagian New Project pilih bahasa Visual Basic, Project Types: Windows dan Templates: Windows From Application. 

 

  

 

4. Sesuaikan nama Projectnya dengan apa yang Anda inginkan, misalnya LatihanProject. 

5. Atur dimana Anda akan menyimpan project dengan mengklik tombol BROWSE. 

6. Klik OK. 

 

Di dalam jendela New Project, terdapat beberapa template project selain Windows Form Application, tabel berikut mendeskripsikan dari template project tersebut. 

 

No Jenis Project Bentuk Project Deskripsi 

1 Windows Windows Form 

Application Proyek dengan membuat aplikasi tampilan antarmuka berbentuk form (Windows Form) 

WPF Application Windows Presentation Foundation. Membuat proyek yang memungkinkan membuat advance UI dengan memadukan grafik 2D, 3D, animasi 

Console 

Application Proyek dengan membuat aplikasi berbasis command line 

Class Library Proyek yang membuat Class 

Library (.dll) 

Dan lain-lain 

2 Web ASP .Net 

Application Project membuat aplikasi dengan tampilan antarmuka web 

ASP .Net MVC 2 Web Application Project membuat aplikasi dengan menggunakan ASP .Net MVC 2 

ASP .Net Ajax 

Server Control Project untuk membangun sebuah ASP .Net Ajax Server Control 

No Jenis Project Bentuk Project Deskripsi 

ASP .Net Server Control Project untuk membuat control yang digunakan dalam aplikasi web 

Dan lain-lain 

3 Reporting Report 

Application Project untuk membuat aplikasi tampilan form dan Report 

Crystal Report 

Application Project untuk membuat aplikasi dengan tampilan form dan sample crystal 

report 

4 Database SQL Server 

Project Project untuk membuat database dengan beberapa platform, seperti SQL Server 2005 dan SQL Server 2008 

5 Workflow Activity Designer Library template activity designer 

Activity Library Blank workflow activity 

library 

dan lain-lain 

 

Integrated Development Environment (IDE) Visual Basic 

 

  

Keterangan: 

No Bagian Penjelasan 

1 Menu 

Bar Menu Standar Visual Basic, terdiri dari 11 menu utama yakni  File Edit, View, Project, Build, Debug, Team, Data, Tools, Architecture, Test, 

Analyze, Window dan Help 

2 Toolbox Jendela yang berfungsi menampung control standar 

 

  

 

3 Form Design Lembar form yang digunakan untuk mendesain tampilan aplikasi secara visual dengan memasukan control yang ada dalam toolbox 

 

 

No Bagian Penjelasan 

4 Solution Explorer Jendela yang digunakan untuk mengolah file dan project, seperti form, class dan objek lainnya. Di dalam solution explorer kita dapat mengatur tampilan secara desain (view designer) maupun secara code (view code) 

 

5 Propertie

s Jendela yang berfungsi untuk mengatur nilai properties dari masing-masing control/komponen yang dimasukan ke dalam form  

 

 

 

↜oOo↝  

 

 

 

 

Bab 2 MEMULAI PROJECT BARU 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Memulai membuat Project Baru 

2. MDI Form  

3. Menustrip dalam Form 

 

TUJUAN BELAJAR: 

1. Mahasiswa memahami tahapan membuat project baru dalam VB.Net 

2. Memahami MDI Form (Parent Form dan Child Form) 

3. Mengatur form dengan menggunakan Menu Strip 

 

A. Membuat Project Baru 

Seperti yang sudah diuraikan pada bahasan sebelumnya, berikut adalah tahapan dalam memulai project baru. 

1. Buka aplikasi Microsoft Visual Studio 2010 dan Pilih New Project. 

 

   

- 13 - 

2. Simpan dengan nama file LatihanProject_1, sesuaikan foldernya dengan tombol BROWSE. 

 

  

 

3. Setelah selesai klik tombol OK. 

 

B. Membuat MDI Form 

Pada praktikum ini, kita akan membuat aplikasi form MDI (Multi Document Interface), dimana dalam form ini terdiri dari parentForm dan childForm. parentForm menjadi wadah bagi form-form yang ada di dalamnya, yang disebut dengan childForm. Sekarang buat dua buah form, beri nama dengan parentForm dan childForm.  

1. Secara default, ketika pertama kali membuat project, maka nama form adalah form1, dan seterusnya ketika kita menambah form berikutnya. Silahkan ganti nama form1 tersebut dengan klik kanan pada form1 > Pilih rename. 

 

2. Lalu akan muncul kotak dialog konfirmasi perubahan nama form, pilih YES. 

 

  

3. Selanjutnya nama Form akan berganti sesuai dengan yang kita ubah, menjadi parentForm. 

 

  

 

4. Tambahkan Form kedua dengan nama childForm. Klik kanan pada nama project (LatihanProject_1) > klik Add > klik Window Form. 

 

  

5. Lalu muncul kotak dialog, ubah namanya menjadi childForm > Klik Add. 

 

  

 

6. Dan sekarang pada Solution Explorer sudah ada 2 form, parentForm dan childForm. 

 

 

7. Selanjutnya pada toolbox, expand Menus & Toolbars > Drag and Drop MenuStrip ke parentForm. 

 

8. Ubah nama menuStrip tersebut sehingga menjadi seperti gambar ini. 

 

  

 

9. Double klik pada form parentForm, lalu ketikan kode berikut: 

 

  

Koding Me.IsMdiContainer = true mendefinisikan bahwa form parentForm tersebut akan menjadi form MDI yang menampung form-form lainnya di dalamnya, missal childForm. 

 

10. Masuk kembali ke designer view, double klik pada Child Form lalu ketikkan kode berikut. 

  

 

childForm.MdiParent = Me menandakan bahwa parentForm merupakan MDI Parent (yang menjadi wadah bagi form-form child), dan childForm.Visible = True akan memunculkan childForm ketika menuStrip di klik. 

 

11. Berikutnya kalian bisa atur properties parentForm agar maximized ketika pertama kali running, dan atur childForm agar berada di tengah screen ketika dimunculkan. 

Klik form parentForm, lalu sorot ke Properties > cari WindowState > pilih Maximized. 

 

 

Untuk mengatur childForm agar berada di tengah screen ketika menuStrip-nya diklik, silahkan klik 

 

 Buku Ajar Pemrograman Visual Dasar 

childForm, sorot ke Properties cari StartPosition > pilih CenterScreen. 

 

 

12. Silahkan running program kalian dengan menekan tombol Start Debugging pada toolbar atas, atau dengan F5 pada keyboard. 

 

   

13. Dan program akan berjalan seperti gambar berikut. 

 

 

Tugas 

Tambahkan pada menuStrip tersebut 2 menu lagi dengan nama Child Form 2 dan Child Form 3, yang menampilkan childForm2 dan childForm3 sehingga total terdapat 3 childForm. 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

Bab 3 

APLIKASI SEDERHANA  DENGAN BASIC CONTROL  

(BAGIAN 1) 

 

 

POKOK BAHASAN: 

Fungsi dasar Basic Control: Label, TextBox, ComboBox, ListBox, Button. 

 

TUJUAN BELAJAR: 

1. Memahami fungsi dasar basic control. 

2. Membuat aplikasi sederhana dengan basic control. 

 

A. Label 

Label dapat menampilkan judul, text, penjelasan di sebelah textbox, tetapi tidak mengijinkan user mengedit secara langsung seperti pada Textbox. Properti yang sering digunakan dalam Label antara lain: 

1. Font 

Menentukan bentuk font seperti Times New 

Roman, Calibri juga besaran dari Font tersebut/size. 

2. TextAlign 

Letak perataan dari teks, melalui kombinasi left, center, right, top dan middle. 

3. Text 

Isi dari Label berupa teks. 

 

 

- 22 - 

 

4. BorderStyle 

Bentuk dari keliling label dalam bentuk FixedSingle atau Fixed3D. 

 

Gambar 3.1. Posisi Label dalam Toolbox (Kiri)  dan Property dari Label (Kanan) 

 

  

Gambar 3.2 Text Box dalam Toolbox 

Komponen Text Box memungkinkan memasukkan teks pada form saat runtime. Secara default, dibutuhkan satu baris teks, namun, kita dapat membuatnya menerima beberapa baris teks dan bahkan menambahkan scroll di dalamnya. 

 

C. Combo Box 

Kontrol yang sama kegunaanya dengan listbox, perbedaanya adalah user dapat mengisikan nilai baru pada combobox tersebut. 

Macam-macam Combo Box: 

1. Drop-Down: yang ditampilkan satu baris saja. Kotak ini akan terbuka jika user menekan tanda panah pada pojok kanan kotak kombo. Dan user dapat diinput nilai ke dalam kotak kombo tersebut. 

2. Simpel Combo: kotak ini mirip seperti daftar list box, user hanya bisa mengetik di bagian atas combo box saja. 

3. Drop Down List: ditampilkan satu baris saja, sama seperti Drop-Down, namun kotak tidak bisa diinput 

 

 

Gambar 3.3 Combo Box dalam Toolbox 

 

Untuk menambah data pada combo box tersebut, klik panah kecil atas kanan combobox lalu pilih Edit item, dan data dapat diisi 

 

  

Gambar 3.4 Pengisian List Data Combo Box 

 

D. List Box 

Listbox merupakan input control terdiri atas elemen yang merupakan sebuah daftar teks yang dapat dipilih berdasarkan index dimulai dari 0 sampai maksimum jumlah index dikurangi 1. Untuk mengaktifkan Listbox, tarik icon Listbox dari Toolbox dan letakkan pada form. 

Inisialisasi Listbox dapat dilakukan pada saat Form ditampilkan, yaitu pada event Form_Load(). Metode Add() digunakan untuk menambah elemen pada Class Lisbox.Items. Untuk membaca baris teks yang dipilih, gunakan properti SelectedItem dan untuk mengetahui index aktual, gunakan SelectedIndex. 

 

Gambar 3.5 Listbox dalam Toolbox 

 

Untuk menambah data dalam List Box, caranya sama seperti kita menambah data pada combobox yakni dengan mengklik tombol panah kecil kanan atas pada listbox tersebut, klik Edit Item dan isikan data-datanya. 

 

E. Button 

Button merupakan kontrol yang dipakai sebagai tombol untuk melakukan sebuah proses ataupun mengeksekusi perintah tertentu seperti Exit, Close, Open, Apply, dan sebagainya. 

 

Gambar 3.6 Button dalam Toolbox 

 

F. Membuat Aplikasi sederhana 

Praktikum 1 

1. Buka LatihanProject_1 yang sudah dibuat pada praktikum sebelumnya 

2. Pada form childForm tambahkan control-control berikut ini ke dalam Form Design 

No Object Property Nilai 

1 Label Text Nama 

2 Label Text Jenis Kelamin 

3 Label Text Jurusan 

4 TextBox Name Txtnama 

Text (dikosongkan) 

5 ComboBox Name CmbJenisKelamin 

Items Laki-Laki Perempuan 

DropDownStyle DropDownList 

6 ComboBox Name CmbJurusan 

Items Manajemen Informatika 

No Object Property Nilai 

Teknik Komputer 

Teknik Elektro 

Akuntansi 

Teknik Sipil 

DropDownStyle DropDownList 

7 Button Name BtnTampil 

Text Tampilkan Pesan 

 

3. Desain tampilan yang dihasilkan adalah sebagai berikut. 

 

  

 

4. Sisipkan kode berikut pada btntampilkan. 

 

 

5. Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug > Start Debugging 

6. Jika berhasil, maka program akan dijalankan, dan setelah melakukan pengisian pada txtnama maupun memilih pada cbojeniskelamin dan cbofakultas kemudian klik btntampilkan maka akan muncul pesan sesuai dengan apa yang telah diisikan. 

7. Hasil tampilan pada program tersebut. 

 

 

 

Praktikum 2 

Buat sebuah halaman pendaftaran pada form childForm2, yang terdiri dari: No Pendaftaran  

Alamat Pendaftar 

Jenis Kelamin 

Pilihan 1 Jurusan 

Pilihan 2 Jurusan 

Nama Orangtua 

Pekerjaan Orangtua 

Penghasilan Orang Tua 

 

Praktikum 3 

Anda buat sendiri form dengan control dan data yang kalian atur sendiri pada childForm3. 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

Bab 4 

APLIKASI SEDERHANA  DENGAN BASIC CONTROL 

(BAGIAN 2) 

 

 

POKOK BAHASAN: 

Fungsi dasar Basic Control: DateTimePicker, Radio Button, Check Box, Picture Box. 

 

TUJUAN BELAJAR: 

1. Memahami fungsi dasar control Timer, DateTimePicker, Radio Button, List Button, Picture Box. 

2. Membuat aplikasi sederhana dengan control 

DateTimePicker, Radio Button, List Button, Picture Box 

 

A. Timer dan DateTimePicker 

Sesuai dengan penamaannya, DateTimePicker berfungsi untuk mengambil (pick) informasi mengenai tanggal (date) dan waktu (time). Timer maupun DateTimePicker pada Visual Basic biasanya digunakan untuk memunculkan data jam dan tanggal yang akan ditampilkan di dalam form yang mana kita tinggal memilih cukup dengan klik Saja. Hal ini sangat memudahkan user dalam memilih tanggal. Bayangkan untuk mengisi tanggal jika menggunakan TextBox maka kita akan menginput tanggal tersebut yang akan menyebabkan terjadi kesalahan format tanggal. 

 

- 31 - 

 

Gambar 4.1 Toolbox DateTimePicker 

 

Jika tidak diklik, tampilan DateTimePicker seperti ComboBox, tetapi bila diklik DateTimePicker akan menampilkan tampilan seperti kalender. 

 

  

Gambar 4.2 Tampilan DateTImePicker 

Latihan 1 

Buatlah sebuah form dengan dengan control dan property sebagai berikut. 

No Object Property Nilai 

1 DateTimePicker Name  Enabled DTTanggal  True 

2 Textbox1 Text

3 Button1 Text Test 

 

Kemudian buat seperti tampilan form di bawah ini. 

 

  

Gambar 4.3. Form Latihan 1 

 

Buat kodenya seperti berikut ini. 

 

Pengaturan format DateTimePicker dapat dilakukan di dalam form_load, dengan mengklik 2x form. Format DateTimePickerFormat.Short menampilkan format tanggal ringkas. Berbeda halnya ketika kita mengetik DateTimePickerFormat.Long, maka DateTimePicker akan menampilkan format lengkap (Nama Hari, Tanggal, Bulan dan Tahun). Button1 diklik akan menampilkan data tanggal pada Textbox1. Berikut hasil dari Praktikum latihan 1. 

 

  

Gambar 4.4. Hasil Praktikum Latihan 1 

 

Latihan 2 

Pada latihan 2 ini kita akan membuat program yang menampilkan jarak antara dua buah tanggal dengan menggunakan DateTimePicker. Buat sebuah form dengan menggabungkan beberapa control sebagai berikut. 

 

  

Gambar 4.5. Form Latihan 2 

 

Berikut control dan property dari form latihan 2 di atas. 

 

No Object Property Nilai 

1 DateTimePicker Name  

Enabled DTTanggal1  

True 

2 DateTimePicker Name  

Enabled DTTanggal2 

True 

3 Label1  Text Tanggal Awal 

4 Label2  Text Tanggal Akhir 

5 Label3 Text

6 Button1 Text 

Name Hitung 

BtnTanggal 

 

Double klik pada form dan ketikkan koding berikut. 

 

 

Dalam form ditentukan format untuk DTTanggal1 dan DTTanggal2. Selanjutnya double klik pada BtnTanggal dan ketikkan kode berikut, untuk menentukan perhitungan jarang dengan menggunakan fungsi IF – THEN – ELSE dengan menggunakan variabel hari yang sudah dideklarasikan dengan dim hari, dan didefinisikan dalam BtnTanggal dengan, 

 

DateDiff(DateInterval.Day,CDate(DTTanggal1.Text),CDat e(DTTanggal2.Text)) 

 

 

Jalankan program tersebut dan atur tanggal awal dan tanggal akhirnya, sehingga muncul selisih dalam label tersebut. 

 

  

Gambar 4.6 Hasil Praktikum Latihan 2 

 

B. Radio Button 

RadioButton biasanya digunakan untuk mengharuskan pengguna memilih sebuah pilihan yang tidak akan bertambah atau berkurang dalam jangka waktu yang lama, dan pada RadioButton atau yang disebut juga OptionButton pengguna seakan dipaksa untuk memilih satu pilihan di antara banyak pilihan yang kita masukan pada RadioButton. Pengguna dapat memilih satu tombol radio dalam grup. Jika dirasa perlu menempatkan lebih dari satu kelompok tombol radio dalam bentuk yang sama, Kita harus menempatkannya di kontrol wadah yang berbeda seperti kontrol GroupBox. Contoh penggunaan Radiobutton yaitu pada pemilihan jenis kelamin, agama, dll. 

Selanjutnya kalian praktikan Praktikum Latihan 3 dengan membuat form dan control berikut ini. 

Latihan 3 

 

  

Gambar 4.7 Form Latihan 3 

 

Berikan control dan propertynya seperti pada tabel di bawah ini. 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text Nama 

2 Label2 Text Agama 

3 Label3 Text Alamat 

4 Label4 Text Jenis Kelamin 

5 Textbox1 Name TxtNama 

6 Combobox1 Name 

Items CmbAgama 

Islam 

Kristen 

Katholik 

Hindu 

Buddha 

7 Textbox2 Name 

Multiline 

ScrollBars TxtAlamat 

True 

Vertical 

8 GroupBox1 Text Pilihan 

9 RadioButton1 Text Pria 

No Object Property Nilai 

10 RadioButton2 Text Wanita 

11 Button1 Text 

Name TAMPIL BtnTampil 

 

Double klik pada BtnTampil, dan ketikkan kode berikut ini. 

 

 

 

Jalankan programnya dan akan seperti tampilan berikut. 

 

 

Gambar 4.8. Hasil Praktikum Latihan 3 

C. Check Box 

Kontrol Check Box memungkinkan pengguna untuk mengatur opsi jenis TRUE/FALSE atau Yes/No. Pengguna dapat memilih atau membatalkan pilihan itu. Ketika kotak centang dipilih memiliki nilai True, dan ketika itu dihapus, itu memegang nilai False. 

CheckBox memiliki tiga kondisi (state) yakni checked, unchecked dan indeterminate. Dalam kondisi indeterminate, kotak centang berwarna abu-abu. Untuk mengaktifkan indeterminate, properti ThreeState dari kotak centang diubah menjadi ke True. Kontrol CheckBox terdapat dalam toolbox, seperti yang ditunjukkan pada gambar 4.9. 

 

Gambar 4.9 CheckBox pada Toolbox 

 

Untuk lebih memahami penggunaan dari CheckBox, silahkan lakukan praktikum Latihan 4 berikut ini. 

 

 

Latihan 4 

Tambahkan 6 buah checkbox, 1 buah TextBox, 1 GroupBox dan 1 Button seperti tampilan berikut ini. 

 

  

Gambar 4.10 Tampilan Praktikum Latihan 4 

 

Atur propertinya dan sesuaikan dengan tabel berikut ini. 

 

No Object Property Nilai 

1 GroupBox1 Text Pilihan Menu 

2 CheckBox1 Text Nasi Goreng Ayam 

3 CheckBox2 Text Nasi Goreng Kampung 

4 CheckBox3 Text Nasi Goreng Seafood 

5 CheckBox4 Text Nasi Goreng Telor 

6 CheckBox5 Text Nasi Goreng Bawang 

7 CheckBox6 Text Nasi Goreng Kambing 

8 TextBox1 Name 

Multiline TxtMenu True 

9 Button1 Name 

Text BtnTampil 

TAMPIL 

 

Setelah properti diatur, double klik pada BtnTampil dan ketikkan koding berikut ini. 

 

Dalam koding di atas menunjukkan jika checkBox dicentang, maka akan muncul pada TxtMenu, dengan ditunjukkan dalam coding: 

 

  

 

Jalankan program tersebut dan centang beberapa checkBox, seperti tampilan gambar 4.11 di bawah ini. 

 

  

Gambar 4.11 Hasil Praktikum Latihan 4 

 

 

Gambar 4.12 PictureBox pada Toolbox 

 

Control PictureBox digunakan untuk menampilkan gambar pada form. Properti Image dari kontrol memungkinkan Anda untuk mengatur gambar baik pada waktu desain atau saat dijalankan. PictureBox merupakan salah satu objek yang penting, karena mampu menampilkan file gambar (bmp, jpg, jpeg, ico) yang dapat digunakan untuk menampilkan data-data dari PC, LAN, maupun internet. Berguna dalam pembangunan aplikasi yang membutuhkan data gambar seperti karyawan, perpustakaan, dan pergudangan. 

Contoh menggunakan PictureBox: 

1. Menampilkan File Image tertentu 

Tambahkan control picturebox kemudian setting property image dengan menekan tombol pada property tersebut. 

 

Kemudian akan muncul pilihan Select Resource, pilih Project resource file agar image ter-embed ke dalam project. Kemudian klik tombol Import... untuk memilih file gambar. 

 

 

Selanjutnya silahkan pilih gambar yang akan dimasukkan dalam PictureBox. 

 

 

Pilih open, selanjutnya pada Form Select Resource klik OK. 

 

2. Sizing Image 

PictureBox memiliki property SizeMode untuk menentukan bagaimana ukuran ditampilkan pada control tersebut. Pilihannya adalah Normal, StretchImage, AutoSize, CenterImage, dan Zoom. 

 

 

Keterangan:  

1. Normal  : Gambar disisipkan dalam ukuran yang sebenarnya. 

2. StrechImage : Gambar disesuaikan dengan ukuran PictureBox. 

3. AutoSize : Ukuran PictureBox disesuaikan dengan gambar sebenarnya. 

4. CenterImage : Gambar diposisikan berada di tengah. 

5. Zoom : Dilakukan pembesaran gambar (hamper mirip dengan strechImage. 

 

Latihan 5 

Silahkan kalian kombinasikan materi yang sudah dipelajari ke dalam 1 buah form dengan case yang kalian tentukan sendiri, beri nama form dengan formControlBasic2! 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

Bab 5 VARIABEL, TIPE DATA, DAN OPERATOR 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Variabel 

2. Tipe Data 

3. Operator 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Memahami penggunaan Variabel 

2. Memahami jenis-jenis Tipe Data 

3. Memahami penggunaan Operator 

 

A. Variabel 

Variabel adalah nama atau simbol yang digunakan untuk mewakili suatu nilai. Suatu variabel mempunyai nama dan menyimpan tipe data yang merupakan jenis data variabel. 

Aturan penamaan variabel adalah sebagai berikut. 

1. Harus dimulai dengan sebuah huruf 

2. Tidak lebih dari 255 karakter 

3. Tidak boleh sama dengan nama statement, fungsi, metode, objek, dan sebagainya yang merupakan bahasa dari Visual BASIC. 

4. Tidak boleh ada spasi, tanda titik (.), tanda seru (!), atau karakter @, &, $, dan #. 

 

- 48 - 

Deklarasi variabel dapat dituliskan dengan urutan sebagai berikut. 

 

Public <nama_variabel> As <Tipe_Data> atau 

Dim <nama_variabel> As <Tipe_Data> 

 

Contoh: 

Public Angka1 As Integer 

Dim Nama As String 

 

B. Tipe Data 

Tipe data adalah jenis data yang disimpan dalam variabel. Tipe data untuk Visual Basic adalah sebagai berikut. 

1. Tipe Data Numerik: digunakan untuk menyimpan data numerik, terdiri dari: 

Tipe Data Ukuran Range 

Byte 1 byte 0 sampai 255 

Integer 2 byte -32.768 sampai 32.767 

Long 4 byte -2.147.483.648 sampai 2.147.483.647 

Single 4 byte -3,402823E38 sampai -1,401298E-45; 

1,401298E-45 sampai 3,402823E38 

Double 8 byte -1.79769313486232E308 sampai -

4,94065645841247E-324; 

4,94065645841247E-324 sampai 

1.79769313486232E308 

Currency 8 byte -922.337.203.685.477,5808 sampai 

922.337.203.685.477,5807 

 

2. Tipe Data String: digunakan untuk menyimpan data berbentuk karakter. Panjang maksimal karakter yang dapat 

50| Buku Ajar Pemrograman Visual Dasar 

 

 

disimpan adalah 65.400 karakter. Penulisan data dengan tipe ini diawali dan diakhiri dengan tanda petik dua (“). 

Contoh: 

Dim Nama As String Nama = “Noah” 

 

3. Tipe Data Logika (Boolean): melakukan pengetesan logika. Data dengan tipe data ini hanya dapat bernilai benar (True) atau salah (False). 

Contoh: 

Dim Baru As Boolean Baru = True 

 

C. Konstanta 

Konstanta adalah suatu nilai konstan yang tidak berubah. Seperti halnya variabel, konstanta dapat diberi nama dimana aturan penamaannya sama dengan variabel. 

Contoh: 

Const A = 10 

 

D. Operator 

1. Operator Pemberi Nilai 

Deklarasi pemberian nilai pada Visual BASIC = Bahasa BASIC yaitu menggunakan operator sama dengan ( = ). Contoh: a = 24 

nama = “Noah Praditya” 

 

2. Operator Arimatika 

Operator Operasi 

+ Penjumlahan

- Pengurangan

* Perkalian 

/ Pembagian 

\ Pembagian dengan hasil bilangan bulat 

Mod Sisa Pembagian (Modulus) 

 

3. Operator Boolean 

Operator Operasi 

Not Negasi

And Logika and

Or Logika Or

Xor Logika xor

 

4. Operator Pembanding 

Operator Operasi 

= Sama dengan 

<> Tidak sama dengan 

< Kurang dari 

> Lebih dari 

<= Kurang dari atau sama dengan 

>= Lebih dari atau sama dengan 

 

5. Derajat Operator 

 

Operator Operasi 

Not Tertinggi

* / \ mod and

+ - or xor

= <> <= >= Terendah

 

E. Latihan 1 

1. Buatlah Form baru dengan nama frmkalkulator. 

2. Buatlah sebuah kalkulator sederhana yang bisa melakukan operasi penambahan, pengurangan, pembagian dan 

52| Buku Ajar Pemrograman Visual Dasar 

 

 

perkalian antara dua buah bilangan yang diinputkan oleh user. 

3. Hasil program kalkulator sederhana ini kurang lebih sebagai berikut. 

 

  

 

4. Properties name di atas adalah: txtAngka1, txtAngka2, txtHasil, btnTambah, btnKurang, btnBagi, btnKali 

 

Listing Program 

 

  

 

F. Latihan 2 

1. Buatlah Form baru dengan nama frmHitungNilai. 

2. Buatlah sebuah Hitung Nilai yang bisa melakukan operasi operator aritmatika yang inputkan oleh user. 

3. Hasil program Hitung Nilai ini kurang lebih sebagai berikut. 

  

 

4. Ketentuan: 

Nilai Akhir = Tatap Muka + MidTest + Final Test/3 

 

G. Latihan 3 

Buat 3 buah form dengan menampilkan perhitungan rumus: 

1. Luas dan Keliling Segitiga 

2. Volume Tabung 

3. Luas dan Keliling Jajaran Genjang. 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

Bab 6 PERCABANGAN (IF … THEN)  DAN PEMILIHAN (SELECT CASE) 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Statement If…Then 

2. Statement Select Case 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Memahami penggunaan statement 

2. Memahami penggunaan Select Case 

 

Statement/Pernyataan If…Then 

Pada beberapa kasus terkadang kita menginginkan komputer melakukan suatu pernyataan tertentu bila suatu kondisi terpenuhi. Dalam Visual Basic .NET perintah percabangan/pemilihan keputusan dapat dilakukan dengan statemen If...Then dan Select Case. 

 

Ada beberapa jenis pernyataan If…Then 

1. Statemen If...Then 

Statemen ini digunakan untuk melakukan aksi setelah melakukan pengujian terhadap suatu kondisi. Pernyataan dalam blok statemen hanya akan dilaksanakan ketika kondisi pengetesan/pengujian bernilai benar. 

 

- 54 - 

 

Statement If...Then memiliki beberapa sintaks/cara penulisan sesuai dengan jumlah pernyataan yang akan dieksekusi. 

a. If...Then dengan kondisi dan pernyataan tunggal 

If <kondisi> Then <Pernyataan> 

 

Contoh : 

If Nilai >= 60 Then Keterangan = “Lulus” 

 

b. If...Then dengan pernyataan jamak 

If <Kondisi> Then 

<Pernyataan_1> 

<Pernyataan_2> 

.. 

<Pernyataan_n> 

End If 

 

Contoh : 

If Nilai >= 60 Then 

Keterangan = “Lulus” 

Ucapan = “Selamat” 

End If 

 

c. If...Then dengan 2 kondisi 

If <Kondisi> Then 

<Pernyataan_Jika_Kondisi_Benar> 

Else 

<Pernyataan_Jika_Kondisi_Salah> 

End If 

 

Contoh: 

If Nilai >= 60 Then 

Keterangan = “Lulus” 

Ucapan = “Selamat” 

Else 

Keterangan = “Tidak Lulus” 

Ucapan = “Jangan Bersedih” End If 

d. If...Then dengan kondisi jamak 

If <Kondisi_1> Then 

<Pernyataan> 

ElseIf <Kondisi_2> Then 

<Pernyataan> 

... 

ElseIf <Kondisi_n> Then 

<Pernyataan> 

Else 

<Pernyataan> 

End If 

 

Contoh: 

If Nilai >= 85 Then 

 Keterangan = “Lulus, Sangat Memuaskan” 

ElseIf Nilai >= 70 Then 

 Keterangan = “Lulus, Memuaskan” 

ElseIf Nilai >=60 Then 

Keterangan = “Lulus, Cukup Memuaskan” 

Else 

Keterangan = “Tidak Lulus, Silahkan Mengulang”  End If 

 

2. Statemen Select Case 

Sama halnya seperti statemen If...Then, Select Case juga mengerjakan suatu blok statemen berdasarkan uji nilai ekspresi. Perbedaannya adalah pada tata cara penulisan dan pengelompokan nilai dari variabel/kondisi. 

 

Sintaks: 

Select Case <Variabel penguji> 

Case <Nilai_1> 

<Pernyataan_1> 

Case <Nilai_2> 

<Pernyataan_2> 

Case Else 

<Pernyataan_n> End Select 

Contoh: 

Select Case Nilai 

Case “A” 

Keterangan = “Sangat Memuaskan” 

Case “B” 

Keterangan = “Memuaskan” 

Case “C” 

Keterangan = “Cukup” 

Case Else 

Keterangan = “Kurang” End Select 

 

Latihan  

Buatlah sebuah form baru pada Visual BASIC .NET, desain tampilan form sehingga didapat tampilan seperti pada gambar! 

 

  

 

Pada program di atas perhitungan dilakukan dengan kriteria sebagai berikut. 

 

Total Harga = Harga Satuan x Jumlah Barang 

Diskon dan Bonus, didapat dengan ketentuan: 

Total Harga Diskon Bonus 

>=500 ribu 20% x Total Harga Tas Pinggang 

200 ribu – 500 ribu 15% x Total Harga Payung 

100 ribu – 200 ribu 10% x Total Harga Kaos 

50 ribu – 100 ribu 5% x Total Harga Cangkir 

< 50 ribu 0% Tidak Ada 

 

Total Bayar = Total Harga – Diskon 

 

Kode Program 

  

Latihan 2 

Buatlah sebuah form baru pada Visual BASIC .NET, desain tampilan form sehingga didapat tampilan seperti pada gambar! 

 

  

 

Kode Program: 

  

  

 

Latihan 3 

  

Keterangan: 

1. Kondisi Awal: Form Data Kepegawaian, Kalkulasi Gaji, Button Hapus dalam Kondisi tidak aktif (enable = false) 

2. Jika diklik Button TAMBAH DATA maka akan,  

a. Mengaktifkan FORM DATA KEPEGAWAIAN, mengganti nama Button TAMBAH DATA menjadi Button BATAL. 

b. Jika diklik Button BATAL akan kembali ke kondisi awal. 

c. Kalkulasi Gaji masih dalam kondisi tidak aktif 

(enable = false). 

3. Jika diklik Button HAPUS maka akan menghapus seluruh data yang terisi, focustext ke NIP. 

4. NIP, Nama dan Tempat Lahir merupakan Textbox, penamaan silahkan diatur. 

5. Jabatan merupakan Combobox dan penamaan silahkan diatur. Terdiri dari: Operator, Pejabat Level 2 dan Pejabat Level 1. Jabatan akan berpengaruh pada pengisian Gaji Pokok, dengan Ketentuan: 

a. Jika Jabatan “Operator”, maka Gaji Pokok 1.000.000. 

b. Jika Jabatan “Pejabat Level 2”, maka Gaji Pokok 

1.500.000. 

c. Jika Jabatan “Pejabat Level 1”, maka Gaji Pokok 

2.000.000. 

6. Tanggal Lahir merupakan DatetimePicker (isian pilihan tanggal). 

7. BUTTON HITUNG GAJI jika diklik akan mengaktifkan Kalkulasi Gaji dengan syarat semua isian NIP, Nama, Jabatan, Tanggal Lahir dan Tempat Lahir Terpenuhi. Ketentuan: 

a. Jika salah satu di antaranya kosong, maka akan muncul messagebox “SILAHKAN DIISI DENGAN BENAR!!”.  

b. Jika Data terisi maka muncul messagebox berisi Isian data tersebut dan mengaktifkan Kalkulasi Gaji. 

8. Bulan merupakan Combobox pilihan Bulan dari Periode Januari–Desember. Jika mengisi ini akan mengisi otomatis mengisi Hari Kerja dengan ketentuan (Jumlah Hari pada Bulan – 4), misalkan pilihan JANUARI, maka Hari Kerja akan terisi 27 (sesuai jumlah hari Bulan Januari, yakni 31 Hari – 4, maka hasilnya 27 Hari). 

9. Sakit, Tanpa Ket. Dan Izin menunjukkan jumlah hari dan hanya diisi oleh angka. Dan akan mengurangi jumlah tunjangan. 

10. Tunjangan diisi dengan rumus (Jumlah Hari Kerja * 50000 – (jumlah perhitungan sakit/Tanpa Ket./Izin). 

Ketentuan Untuk Perhitungan tersebut adalah: a. Sakit : (Jumlah Sakit * 20000) 

b. Izin  : (Jumlah Izin * 5000) 

c. Tanpa Ket. : (Jumlah Tanpa Ket. * 30000) 

Nilai maksimal dari potongan Sakit/izin/tanpa ket. adalah jumlah Gaji Pokok 

11. Potongan diisi oleh Angka. 

12. Pajak dihitung berdasarkan Jabatan, dengan ketentuan: 

a. Jika Jabatan “Operator” maka (Gaji Pokok * 5%) 

b. Jika Jabatan “Pejabat Level 2” maka (Gaji Pokok * 

7.5%) 

c. Jika Jabatan “Pejabat Level 1” maka (Gaji Pokok * 9.75%) 

13. Gaji Bersih diisi dengan rumus (Gaji Pokok + Tunjangan – Potongan – Pajak). 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

 

Bab 7 PERULANGAN 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. For…Next 

2. Do…Loop 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Memahami penggunaan For…Next 

2. Memahami penggunaan Do…Loop 

 

Proses perulangan dalam pemrograman dilakukan untuk mengerjakan suatu proses operasi secara bertahap demi tahap dengan nilai variabel yang menaik atau menurun. 

Struktur pengulangan atau Loop digunakan untuk mengulang suatu blok perintah sampai kondisi tertentu. Proses pengulangan ini dapat dikendalikan jumlahnya oleh aplikasi yang dibuat pada kondisi tertentu. Proses pengulangan akan terus dikerjakan selama kondisi yang dibandingkan oleh proses tersebut masih bernilai “Benar” (True). Jika kondisi yang dibandingkan bernilai “Salah” (False), proses pengulangan akan berhenti dan jalannya program akan dilanjutkan setelah proses pengulangan. 

Dalam Visual Basic .NET proses perulangan dapat dilakukan dengan beberapa statemen, di antaranya adalah statemen For...Next dan Do...Loop. 

 

- 63 - 

A. For...Next 

Statemen ini akan mengulangi suatu blok pernyataan sebanyak jumlah yang ditentukan. Statemen ini digunakan jika banyaknya jumlah perulangan sudah diketahui. Pada struktur ini tidak perlu menentukan kondisi yang akan diuji tetapi perlu menentukan nilai awal dan akhir variabel penghitung. Nilai variabel penghitung secara otomatis akan bertambah atau berkurang setiap suatu pengulangan dikerjakan. 

 

Sintaks: 

For <Variabel_Pengulang> = NilaiAwal To NilaiAkhir [Step Tingkat] <Pernyataan_1> 

... 

<Pernyataan_n> 

Next <Variabel_Pengulang> 

 

Statemen ini digunakan untuk kondisi yang mempunyai nilai berurutan dan variabel yang mempunyai nilai numerik. 

Default untuk Step adalah 1, jadi untuk perulangan dengan urutan menaik 1, nilai step tidak perlu ditulis. Sedangkan untuk perulangan menurun (Nilai awal > Nilai Akhir), nilai step diawali dengan tanda minus (-). 

Misalnya: For i = 10 To 1 Step – 1 

 

Contoh: 

Untuk mencetak angka 1 sampai 10 secara berurutan pada objek ListBox dapat dilakukan dengan memberi listing program sebagai berikut. 

 

For i = 1 To 10 List1.Additem i 

Next i 

Latihan 1 

Buat tampilan form dengan kriteria sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 ListBox Name ListLooping 

2 Button1 Name 

Text BtnProses Proses 

3 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

 

Lalu ketikkan kode berikut ini. 

 

 

Jalankan program tersebut dan akan menjadi tampilan seperti berikut ini. 

 

Gambar 7.2 Hasil Praktikum Latihan 1 

 

 

Latihan 2 

Buat tampilan form dengan kriteria sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text Inputkan Text 

2 Label2 Text Jumlah Perulangan 

3 TextBox1 Name TxtTeks 

4 TextBox2 Name TxtJumlah 

5 Button1 Name 

Text BtnProses Proses 

6 Button2 Name 

Text BtnHapus Hapus 

7 Button3 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

 

Selanjutnya ketikkan kode berikut ini. 

 

Jalankan programnya dan tampilan seperti gambar berikut. 

 

 

Gambar 7.4 Hasil Praktikum Latihan 2 

 

 

Latihan 3 

Pada praktikum latihan 3 akan melakukan perulangan untuk memunculkan nama hari. Buat tampilan form dengan keterangan sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 ListBox1 Name ListHari 

2 Button1 Name 

Text BtnHari For Next 

3 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

  

Gambar 7.5 Form Praktikum Latihan 3 

 

Ketikkan Kode berikut ini dan jalankan programnya. 

 

Gambar 7.6 Hasil Praktikum Latihan 3 

Latihan 4 

Pada praktikum latihan 4 akan melakukan perulangan untuk memunculkan nama bulan. Buat tampilan form dengan keterangan sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 ListBox1 Name ListBulan 

2 Button1 Name 

Text BtnBulan For Next 

3 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

  

Gambar 7.7 Form Praktikum Latihan 4 

 

Ketikkan kode berikut dan jalankan programnya. 

 

 

Gambar 7.8 Hasil Praktikum Latihan 4 

 

Latihan 5 

Pada praktikum latihan 5 akan mempraktikan pemilahan bilangan ganjil dan genap dengan menggunakan perulangan. Angka Awal dan Angka akhir diinput, ketika diklik Proses, akan terisi angka ganjil dan genap sesuai batas awal dan akhir. 

 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text Bold Perhitungan 

Ganjil Genap 

True 

2 Label2 Text Angka Awal 

3 Label3 Text Angka Akhir 

4 Label4 Text Ganjil 

5 Label5 Text Genap 

6 Textbox1 Name TxtAwal 

7 TextBox2 Name TxtAkhir 

8 Button1 Name 

Text BtnProses Proses 

9 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

10 ListBox1 Name ListGanjil 

11 ListBox2 Name ListGenap 

 

Gambar 7.9 Tampilan Form Latihan 5 

 

Ketikkan kode di bawah ini dan jalankan programnya. 

 

 

 

Gambar 7.10 Hasil Praktikum Latihan 5 

 

B. Do...Loop 

Statemen ini mengulang blok statemen bila kondisi benar atau sampai kondisi menjadi benar. Bila tidak ada perintah keluar, proses perulangan (loop) akan terus berlangsung. Statemen ini digunakan untuk kondisi yang mempunyai nilai tidak pasti dan tidak berurutan. Statemen ini memiliki dua buah bentuk logika, yaitu: 

1. Statemen Do While - Loop 

Statemen ini akan mengerjakan pernyataan dalam blok statemen ketika kondisi bernilai benar, dan akan berhenti ketika kondisi sudah bernilai salah. 

 

Sintaks: 

Do While <Kondisi> 

 <Pernyataan_1> 

 ... 

 <Pernyataan_n> 

Loop Do 

 <Pernyataan_1> 

 ... 

 <Pernyataan_n>  

Loop While <Kondisi> 

Contoh: 

Untuk mencetak angka 1 sampai 10 secara berurutan pada objek ListBox dapat dilakukan dengan memberi listing program sebagai berikut. 

 

i = 1 

Do While i <= 10 List1.Additem i 

i = i + 1 

Loop 

 

Latihan 6 

Buatlah form dengan keterangan sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 ListBox Name ListLooping 

2 Button1 Name 

Text BtnProses Proses 

3 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

  

Gambar 7.11 Tampilan Form Praktikum Latihan 6 Ketikkan kode berikut dan jalankan hasilnya. 

 

Gambar 7.12 Hasil Praktikum Latihan 6 

 

Latihan 8 

Pada latihan ini akan membuat form pengecekan bilangan ganjil dan genap. Buatlah form dengan keterangan sebagai berikut. 

 

 

No Object Property Nilai 

1 TextBox1 Name TxtAngka 

2 Button1 Name 

Text BtnProses Proses 

3 Button2 Name 

Text BtnHapus Hapus 

4 Button3 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

 

Gambar 7.13 Form Tampilan Praktikum 8 

 

Ketikkan kode berikut dan jalankan programnya. 

 

  

Gambar 7.14 Hasil Praktikum Latihan 8 

 

2. Statemen Do Until - Loop 

Statemen ini akan mengerjakan pernyataan dalam blok statemen ketika kondisi bernilai salah, dan akan berhenti ketika kondisi mencapai nilai benar. 

Struktur Do Until – Loop modelnya hampir sama dengan Do While-Loop. Perbedaannya pada Do Until – Loop perulangan akan terus berjalan selama pengujian kondisinya salah (False), dan akan berhenti jika kondisi sudah bernilai “Benar” (True). 

 

Sintaks: 

Do Until <Kondisi> Do 

<Pernyataan_1> <Pernyataan_1> 

... atau ... 

<Pernyataan_n> <Pernyataan_n> 

Loop Loop Until <Kondisi> 

Contoh: 

Untuk mencetak angka 1 sampai 10 secara berurutan pada objek ListBox dapat dilakukan dengan memberi listing program sebagai berikut. 

 

i = 1 

Do 

List1.Additem i i = i + 1 

Loop Until i > 10 

 

Latihan 9 

Buatlah Form dengan keterangan sebagai berikut. 

 

No  Object Property Nilai 

1 ListBox Name ListLooping 

2 Button1 Name 

Text BtnProses Proses 

3 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

Gambar 7.15 Form Tampilan Praktikum Latihan 9 Ketikkan kode berikut dan jalankan programnya. 

 

Gambar 7.16 Hasil Praktikum Latihan 9 

 

Latihan 10 

Buatlah sebuah form baru, desain tampilan form berdasarkan keterangan berikut sehingga didapat tampilan seperti pada gambar 7.17! 

 

  

Gambar 7.17 Form Tampilan Praktikum Latihan 10 

 

Ketikkan kode di bawah ini dan jalankan programnya! 

 

 

 

Gambar 7.18 Hasil Praktikum Latihan 10 

 

Evaluasi 

Silahkan buat studi kasus Form dengan mengimplementasikan materi perulangan! 

 

Penilaian: 

Kompleksitas Program (50%) 

Desain dan Validasi (30%) 

Alur Logika Form (20%) 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

 

Bab 8 ARRAY 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Array satu dimensi 

2. Array multi dimensi 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Memahami dan mengenal Array (array satu dimensi dan array multi dimensi). 

2. Dapat membuat aplikasi sederhana dengan menggunakan array satu dimensi dan array multi dimensi. 

 

Dasar Teori 

Array adalah sekumpulan data yang memiliki tipe yang sama, sejumlah tetap, serta disusun secara terstruktur dan disimpan dalam satu variabel yang sama, dan diurutkan dengan index. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karena array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek dalam jumlah banyak dan terindeks. Banyaknya komponen dalam suatu array ditunjukkan oleh suatu indeks yang disebut dengan Tipe Indeks (Index Type). Elemen array sendiri dapat diakses melalui indeks yang terdapat di dalamnya. Indeks array selalu dimulai dari 0, bukan 1. 

 

 

- 82 - 

  

Gambar 8.1 Struktur Array 

 

Beberapa bentuk Array: 

1. Array Satu Dimensi 

Suatu array yang nilai dan ukurannya yang sudah ditentukan terlebih dahulu, dan memiliki satu dimensi. 

Bentuk Umum: 

Dim Array[indeks] As Tipe_Data 

 

Contoh: 

Dim Arr(2) As String 

Arr(0) = TxtNim.Text 

Arr(1) = TxtNama.Text 

Arr(2) = TxtProdi.Text 

 

Indeks array berjumlah 2, artinya pendeklarasian array tersebut menampung 3 buah data. 

 

Latihan 1 

Buat tampilan form dengan kriteria sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text Nama 

2 TextBox1 Name TxtNama 

3 ListView1 Name LVNama 

4 Button1 Name 

Text BtnTambah Tambah 

5 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

 

Gambar 8.2 Tampilan Form Latihan 1 

 

Ketikkan kode berikut dan jalankan programnya. 

 

 

Gambar 8.3 Hasil Praktikum Latihan 1 

 

Latihan 2 

Buat tampilan form dengan kriteria sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text Kode Barang 

2 Label2 Text Nama Barang 

3 Label3 Text Satuan 

4 Label4 Text Harga Barang 

5 Label5 Text FUNEY SHOP 

6 TextBox1 Name TxtKode 

7 TextBox2 Name TxtNama 

8 TextBox3 Name TxtSatuan 

9 TextBox4 Name TxtHarga 

10 Button1 Name 

Text BtnTambah Tambah 

11 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

12 ListView1 Name LVBarang 

 

 

Gambar 8.4 Tampilan Form Latihan 2 

 

 

Ketikkan kode di bawah ini dan jalankan programnya: Double klik pada form dan ketikkan kode berikut. 

 

 

 

Double klik pada BtnTambah dan ketikkan kode berikut. 

 

 

Gambar 8.5 Hasil Praktikum Latihan 2 

 

 

Latihan 3 

Buat tampilan form dengan kriteria sebagai berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text 

Size 

Bold KLINIK NOAH 

PRADITYA 

12 

True 

2 Label2 Text No. Pendaftaran 

3 Label3 Text Nama Pendaftar 

4 Label4 Text Alamat 

5 Label5 Text Tanggal Lahir 

6 Label6 Text Tempat Lahir 

7 TextBox1 Name TxtNoPendaftaran 

8 TextBox2 Name TxtNamaPendaftar 

9 TextBox3 Name 

Multiline Alamat True 

10 DateTimePicker1 Name DTTanggalLahir 

11 TextBox4 Name TxtTempatLahir 

12 Button1 Name 

Text BtnTambah Tambah 

13 Button2 Name 

Text BtnHapus Hapus 

14 Button3 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

15 ListView1 Name LVPasien 

 

  

Gambar 8.5 Tampilan Form Latihan 3 

 

Silahkan buat koding dengan ketentuan: 

a. No Pendaftaran secara default dimulai dari 1 

b. DTTanggalLahir secara default format NOW 

c. BtnTambah diklik akan menyimpan data 

TxtNoPendaftaran, TxtNamaPendaftar, TxtAlamat, 

DTTanggalLahir dan TxtTempatLahir  

d. BtnHapus diklik akan menghapus seluruh data TxtNoPendaftaran, TxtNamaPendaftar, TxtAlamat, dan TxtTempatLahir. DTTanggalLahir menjadi format NOW 

e. BtnKeluar akan keluar dari Form, dengan memunculkan messagebox VBOKCancel. Jika OK akan keluar dari Form 

f. Lebar field pada LVPasien diatur sendiri 

2. Array Multidimensi 

Suatu array yang fungsinya hampir sama dengan array satu dimensi hanya saja pada array multidimensi ini mewakili nilai table yang terdiri dari informasi yang diatur dalam baris dan kolom. Untuk mendefinisikan elemen table tertentu, kita harus menentukan dua indeks, pertama mengidentifikasi elemen baris dan yang mengidentifikasi elemen kolom. Array multidimensi memiliki lebih dari dua dimensi. 

 

Bentuk Umum: 

Dim Array[indeks,Indeks] As Tipe_Data 

Dim Array[indeks,indeks,indeks] As Tipe_Data 

 

Contoh: 

Dim Arr(3, 1) As String 

Arr(0, 0) = "NIM" 

Arr(0, 1) = "NAMA" 

Arr(1, 0) = "JENIS KELAMIN" 

Arr(1, 1) = "PRODI" 

Arr(2, 0) = "Laki-laki" 

Arr(2, 1) = "Perempuan" 

Arr(3, 0) = "Manajemen Informatika" 

Arr(3, 1) = "Teknik Informatika" 

 

Latihan 4 

Buatlah sebuah form baru pada Visual BASIC .NET, desain tampilan form sesuai dengan keterangan berikut sehingga didapat tampilan seperti pada gambar. 

 

 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text NIM 

2 Label2 Text NAMA 

3 Label3 Text JENIS KELAMIN 

4 Label4 Text PROGRAM STUDI 

5 Button1 Name 

Text BtnProses Proses 

6 Button2 Name 

Text BtnKeluar Keluar 

7 ListView1 Name LVPendaftaran 

8 TextBox1 Name TxtNIM 

9 TextBox2 Name TxtNama 

10 ComboBox1 Name CmbJenisKelamin 

11 ComboBox2 Name CmbProgramStudi 

 

  

Gambar 8.6 Tampilan Form Latihan 4 

 

 

Double klik pada form dan ketikkan kode berikut ini. 

 

 

Selanjutnya pada double klik pada BtnTambah dan BtnKeluar, ketikkan kode berikut. 

 

 

Gambar 8.9 Hasil Praktikum Latihan 4 

 

Latihan 5 

Silahkan buat studi kasus Form dengan mengimplementasikan materi ARRAY! 

 

Dengan kriteria penilaian: 

Kompleksitas Program (50%) 

Desain dan Validasi Program (30%) 

Alur Logika Form (20%) 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

 

Bab 9 VALIDASI 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Validasi Angka 

2. Validasi Huruf, Huruf Kapital dan Huruf Kecil 

3. Validasi Teks Kosong 

4. Validasi Panjang Karakter 

5. Menggunakan keyPress Enter 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Memahami fungsi dan implementasi validasi angka. 

2. Memahami fungsi dan implementasi validasi huruf, huruf kapital dan huruf kecil. 

3. Memahami fungsi dan implementasi validasi teks kosong. 

4. Memahami fungsi dan implementasi validasi panjang karakter. 

5. Memahami fungsi dan implementasi penggunaan keyPress Enter. 

 

Dasar Teori 

Dalam membuat sebuah Aplikasi atau Program, kita harus Mempunyai Logika yang panjang, artinya pastikan tidak hanya bisa Input Edit dan Delete semata, namun kita harus memikirkan Validasinya. Validasi biasanya digunakan untuk menghindari kesalahan yang disebabkan oleh human error, terutama bila aplikasi sudah terintegrasi dengan basis data. 

 

- 94 - 

Misalnya dalam suatu tabel bernama TBPENJUALAN terdapat field HARGA yang hanya menerima data dengan karakter numeric, tentu di dalam form VB, ketika TextboxHarga diinput dengan Huruf maka akan terdapat error ketika akan disimpan, karena field HARGA hanya menerima data angka saja. Sehingga sebelum error tersebut terjadi, perlu ditambahkan suatu validasi bahwa data yang dimasukan dalam TextboxHarga harus berupa Angka. Nah, di sinilah validasi berperan sehingga error dapat dihindari dan data dapat disimpan ke dalam basis data sesuai dengan spesifikasinya. Bentuk dari validasi dapat berupa warning messageBox maupun sistem tidak akan merespon selain validasi yang sudah ditentukan. Beberapa validasi dasar yang akan dipelajari dalam materi ini antara lain validasi angka, validasi huruf, validasi teks kosong, validasi panjang karakter dan menggunakan keyPress Enter. Selanjutnya mari kita pelajari dari masing-masing validasi tersebut. 

1. Validasi Angka 

Seperti yang sudah dijelaskan dalam ilustrasi di atas, validasi angka digunakan untuk memvalidasi seluruh karakter angka [0 – 9], dimana selain dari karakter angka, sistem akan memberikan warning ataupun sistem tidak akan meneruskan perintah.  

Buat tampilan form seperti berikut, dengan menggunakan textBox1. 

 

 

Gambar 9.1 Tampilan Form Validasi Angka 

Selanjutnya double klik pada textbox1 sehingga muncul tampilan kode, lalu pilih di kanan atas, ubah deklarasi textChanged menjadi keyPress. 

 

Gambar 9.2 Pilihan Deklarasi keyPress 

 

Berikutnya ketikkan kode berikut pada deklarasi keyPress TextBox1. 

 

 

Jalankan programnya, dan ketikkan karakter selain angka, maka sistem tidak akan merespon. Namun ketika mengetik angka, sistem akan memunculkan angka tersebut. 

 

 

Gambar 9.3 Hasil Validasi Angka 

 

2. Validasi Huruf 

Tidak jauh berbeda dengan validasi angka, validasi huruf ini hanya dapat menginput karakter huruf atau teks saja yang bertujuan untuk meminimalisir kesalahan pada aplikasi kita. Validasi hanya bisa huruf di dalam database biasanya memiliki tipe data varchar, char, text, dan sejenisnya. Penggunaannya untuk membuat field yang berkaitan dengan text seperti nama, alamat, jenis kelamin, dan sebagainya.  

Buat tampilan form seperti berikut, dengan menggunakan textBox1. 

 

 

Gambar 9.4 Tampilan Form Validasi Huruf 

Selanjutnya double klik pada textbox1 sehingga muncul tampilan kode, lalu pilih di kanan atas, ubah deklarasi textChanged menjadi keyPress, lalu ketikkan kode berikut. 

 

Jalankan dan ujikan programnya. 

 

3. Validasi Huruf Kapital 

Validasi hanya huruf kapital biasanya digunakan untuk penggunaan text yang semestinya menggunakan huruf besar atau huruf kapital. Contoh penggunaannya pada format field nama, nama perusahaan, dsb. Silahkan buat tampilan form seperti gambar berikut ini. 

 

 

Gambar 9.5 Tampilan Form Validasi Huruf Kapital 

 

Double klik pada form dan ketikkan kode berikut. 

 

Jalankan programnya dan inputkan huruf, secara otomatis huruf akan berubah menjadi Kapital. 

  

 

Gambar 9.6 Hasil Validasi Huruf Besar 

 

4. Validasi Huruf Kecil 

Tidak jauh berbeda dengan validasi huruf kapital validasi huruf kecil juga digunakan untuk format text. Contoh penggunaannya pada format field alamat, jenis kelamin, keterangan, dsb. Silahkan buat tampilan form seperti gambar berikut ini. 

 

 

Gambar 9.7 Tampilan Form Validasi Huruf Kecil 

Double klik pada form dan ketikkan kode berikut. 

 

  

 

Jalankan programnya dan inputkan huruf, secara otomatis huruf akan berubah menjadi kecil. 

 

  

Gambar 9.8 Hasil Validasi Huruf Kecil 

 

5. Validasi Teks Kosong 

Validasi Teks Kosong di sini ditujukan untuk textbox yang harus diisi (tidak boleh kosong) oleh user. Jadi selama textbox tersebut belum diisi maka program tidak akan menjalankan perintah-perintah selanjutnya. 

Untuk membuat validasi sederhana ini kita membutuhkan ‘textbox’ dan ‘button’ sebagai tempat penyimpanan perintah validasi. Selanjutnya silahkan buat tampilan form sesuai dengan keterangan berikut. 

 

No Object Property Nilai 

1 Label1 Text NIM 

2 Label2 Text Nama Mahasiswa 

3 Label3 Text Kelas 

4 TextBox1 Name TxtNIM 

No Object Property Nilai 

5 TextBox2 Name TxtNamaMahasiswa 

6 TextBox3 Name TxtKelas 

7 Button1 Name 

Text BtnCek Cek 

 

 

Gambar 9.9 Tampilan Form Validasi Teks Kosong 

 

Double klik pada BtnCek, lalu ketikkan kode berikut. 

 

Jalankan program tersebut dan coba klik BtnCek tanpa mengisi data, maka akan muncul Peringatan seperti gambar berikut. 

 

Gambar 9.10 Hasil Validasi Teks Kosong 

 

Jika data sudah terisi, maka muncul tampilan seperti gambar berikut. 

 

Gambar 9.11 Hasil Validasi Teks Kosong yang Sudah Terisi 

6. Validasi Panjang Karakter 

Validasi maksimal karakter sangat penting pada suatu project apalagi project tersebut sudah koneksi ke database guna dan tujuan untuk menghilangkan kesalahan saat penyimpanan data ke database. Biasanya programer akan menyesuaikan dengan jumlah digit huruf yang di gunakan di database. Selanjutnya buat tampilan seperti berikut ini. 

 

 

Gambar 9.12 Tampilan Validasi Panjang Karakter 

 

Pada kasus ini, kita akan membuat maksimal 

karakter yang diinputkan berjumlah 10 karakter. Selanjutnya double klik pada form dan ketikkan kode berikut. 

 

Jalankan programnya dan silahkan inputkan beberapa angka dan textBox1 hanya bisa menampung 10 karakter. 

 

 

Gambar 9.13 Hasil Validasi Panjang Karakter 

 

7. Menggunakan keyPress Enter  

Event keyPress Enter digunakan untuk memindahkan kursor antar textbox dengan menggunakan tombol keyboard ENTER. Selanjutnya silahkan buat tampilan dengan menggunakan 3 textbox, yakni TXTNim, TxtNamaMahasiswa, TxtKelas seperti gambar berikut. 

 

 

Gambar 9.14 Tampilan Menggunakan keyPress Enter 

 

Double klik pada TxtNIM dan ubah deklarasi textChanged menjadi keyPress, lalu ketikkan kode berikut. 

 

  

 

Lalu double klik pada TxtNamaMahasiswa, dengan kode yang sama seperti di atas, hanya focusnya ubah ke TxtKelas. 

Sekarang jalankan programnya dan gunakan ENTER untuk memindahkan posisi kursor.  

 

Latihan 

Setelah kalian memahami beberapa validasi, silahkan buat sebuah form pendaftaran mahasiswa baru yang terdiri dari inputan: No Pendaftaran, Nama, Alamat, Jenis Kelamin, Pilihan 1 Jurusan [MI | TEKOM | ELEKTRO], Pilihan 2 Jurusan [AKUNTANSI | ADBIS], Tanggal Lahir, Tempat Lahir, Nama Orangtua, Pekerjaan dan Penghasilan Orangtua. 

Berikan Tombol SIMPAN yang akan menyimpan seluruh data tersebut ke LISTVIEW. 

Gunakan validasi yang sudah Anda pelajari, hindari potensi human error. Beberapa inputan ada di materi sebelumnya, silahkan kalian pelajari kembali. Selamat mengerjakan! 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

 

Bab 10 

PROCEDURE, FUNCTION, MODULE 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Procedure 

2. Function 

3. Module 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Memahami dan mengenal Procedure, Function dan Module. 

2. Dapat membuat aplikasi sederhana dengan menggunakan Procedure, Function dan Module. 

 

Dasar Teori 

1. Procedure 

Sejauh ini, anda telah menuliskan sub procedure yang dibuat secara otomatis pada saat menggunakan event. Sub procedure merupakan blok kode yang mempunyai nama dan berisi perintah yang dapat dipanggil suatu waktu. Artinya, hanya sekali dibuat yang kemudian dipanggil berkali-kali sesuai dengan kebutuhan. 

 

Bentuk Umum: 

[Private|Public] Sub subname[(argumentlist)]  

Statements 

End sub 

 

- 106 - 

Procedure, Function, Module

Sub Procedure dapat dipanggil dengan perintah: 

[call] subname[(argumentlist)] 

 

Keterangan: Sub procedure (Procedure) sebaiknya menggunakan kata kerja (verb). 

 

Pemanggilan procedure yang masih dalam satu kelas (class) atau modul (module) dapat dilakukan dengan kata kunci Me. 

Procedure dapat menerima argument melalui nilai (by value) atau juga reference (by reference). Jika menggunakan by value, nilai pada argument tidak berubah. Sedangkan jika menggunakan by reference, nilai argument yang digunakan dapat berubah sesuai dengan perintah dalam procedure. 

Secara default, argument dimasukkan melalui nilai (by value) dapat menggunakan kata kunci ByVal dan ByRef untuk By Reference. 

 

Syntaks argument: 

[ByVal|ByRef] variabelname as type 

 

Contoh: 

a. Procedure dengan argument di passing sebagai value 

Sub HitungVal(byVal as Decimal)  A+=1 

textAkhir.text = a  

end sub 

b. Procedure dengan argument di passing sebagai value 

Sub HitungRef(byRef as Decimal)  A+=1 

textAkhir.text = a  

end sub 

108| Buku Ajar Pemrograman Visual Dasar 

 

 

c. Pemanggilan procedure 

HitungVal(textAwal.Text) 

 

2. Function (Fungsi) 

Fungsi mempunyai banyak kemiripan dengan sub procedure. Bedanya, fungsi selalu mengembalikan nilai (return value). 

 

Sintaks fungsi dituliskan sebagai berikut: 

[Private|Public] function functionname[(argumentlist)] [As type]  

 

Statement 

Functionname==expression | {return expression}  

 

End function 

 

Keterangan: 

Perbedaan antara fungsi dengan procedure hanyalah pada pengembalian nilai saja (return value). Sebagai contoh: Menggunakan argument berupa nilai (by value) dan reference (by reference) 

Pengembalian nilai dapat dilakukan dengan menggunakan operator assignment “=” pada fungsi atau biasanya dengan perintah return. 

 

Contoh: 

Private Function cekData() as Boolean if IsNumeric(TextAwal.text) then return true else return false 

endif 

end function 

 

Procedure, Function, Module

Pemanggilan fungsi 

if cekData()=true then 

HitungRef(textAwal.text) else 

messageBox.Show(“Data yang dimasukkan bukan 

angka”,”Kesalahan data”, MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcons.Error)  endif 

 

3. Modul (Module) 

Modul merupakan bagian yang sengaja dipisahkan untuk memudahkan pemrograman. Dalam module dapat dimasukkan procedure dan fungsi dan kemudian digunakan oleh beberapa form. 

Umumnya modul dideklarasikan secara public (public) agar dapat digunakan di dalam kode di manapun. 

Modul dapat diisi dengan main procedure yang akan dijalankan pertama kali saat program dimulai. 

Modul merupakan salah satu argumentasi code reuse yang bertujuan agar program lebih efesien. 

 

Sintaks pembuatan module sebagai berikut. 

Module moduleName Statement 

End Module 

 

Contoh: 

Module Module 

Public intResponce, RoleId, Msg As Integer 

Public Username, Password, Nama As String End Module 

 

 

 

110| Buku Ajar Pemrograman Visual Dasar 

 

 

Praktikum I Procedure dan Function  

Buatlah sebuah form baru pada Visual BASIC .NET, desain tampilan form sehingga didapat tampilan seperti pada gambar. 

 

  

 

Properties Name 

txtKodeBrg, txtNamaBrg, txtSatuan, txtHrgSatuan, txtJumlah, txtTotal, bHitung, bClear, bExit 

 

Kode Program 

  

Procedure, Function, Module

  

 

Praktikum II - Modules 

Silahkan kalian praktikan materi mengenai modules melalui pranala YouTube berikut ini: 

https://www.youtube.com/watch?v=XfEd2_b49ZY 

 

Praktikum III – Project Individual 

Setelah kalian mempraktikan materi mengenai Prosedure, Fungsi dan Modules, kalian buat sebuat project yang mengimplementasikan mengenai procedure, fungsi dan modules. Project juga mengimplementasikan materimateri sebelumnya, yakni: ARRAY, PERULANGAN dan PENGKONDISIAN.  

Project akan diperiksa di minggu depan pada pertemuan selanjutnya.  

 

↜oOo↝ 

 

 

 

Bab 11 BASIS DATA (BAGIAN 1) 

 

 

Pastikan dalam komputer Anda sudah terinstal: 

1. MySql 

2. XAMPP (sebagai pengaktif server) 

3. MySQL-Connector ODBC (Dilampirkan dengan modul ini) 

 

Setelah terinstal seluruhnya, maka jalankan XAMPP dan “Start” APACHE dan MySQL, seperti pada tampilan berikut. 

 

  

 

Langkah selanjutnya perancangan database 

1. Buka chome/FireFox/InternetExplorer. 

 

- 112 - 

 

2. Ketik localhost pada alamat URL nya, dan tampil seperti gambar di bawah ini. 

 

 

3. Klik phpMyAdmin dan buat database dengan nama dbperpustakaan dan klik CIPTAKAN. 

 

  

 

4. Selanjutnya perancangan tabel dengan kriteria seperti di bawah ini. 

Nama Tabel: Tbanggota 

FIELD TIPE DATA PANJANG Keterangan 

IDAnggota Varchar 4 Primary Key 

NamaAnggota Varchar 30  

Alamat Varchar 30  

Telepon Varchar 15  

 

Nama Tabel: tbbuku 

FIELD TIPE DATA PANJANG Keterangan 

KodeBuku Varchar 8 Primary Key 

JudulBuku Varchar 50  

Pengarang Varchar 50  

Penerbit Varchar 50  

 

Nama Tabel: tbpinjam 

FIELD TIPE DATA PANJANG Keterangan 

KodePinjam Varchar 10 Primary Key 

IDAnggota Varchar 4  

TanggalPinjam Date  

 

Nama Tabel: Tbdetilpinjam 

FIELD TIPE DATA PANJANG Keterangan 

KodePinjam Varchar 10  

KodeBuku Varchar 8  

 

Nama Tabel: Tbpetugas 

FIELD TIPE DATA PANJANG Keterangan 

Status Varchar 30 Primary Key 

Password Varchar 30  

 

5. Langkah berikutnya adalah Membuat koneksi ODBC 

a. Pilih ke menu Control Panel. 

b. Pilih System and Security. 

 

 

c. Pilih Administrative Tools. 

 

 

d. Double Klik pada Data Source ODBC/ODBC Data Source. 

 

e. Sehingga muncul menu di bawah ini, pilih tab System DSN dan klik Add. 

 

   

f. Kemudian muncul menu Create New Data Source, dan pilih MySQL ODBC 5.2 ANSI, lalu FINISH. 

   

g. Isikan seperti di bawah ini, nama database sesuaikan dengan nama yang Anda buat, kemudian Test (sehingga muncul pemberitahuan Connection 

Succesful) dan pilih OK. 

 

  

6. Selanjutnya perancangan program; beri nama project dengan PinjamPerpustakaan. 

Agar dapat mengkoneksikan database dari MySQL, langkah yang dilakukan adalah: 

a. Klik PROJECT pada Menu Bar > Klik 

PinjamPerpustakaan PROPERTIES (paling bawah). 

 

   

b. Lalu Pilih tab REFERENCES > klik tombol ADD. 

 

  

c. Pilih Tab .NET > cari MySql.Data > Klik OK. 

 

7. Setelah selesai, buat modul baru dengan klik PROJECT (pada Menubar) > Add Module > Beri nama default Module1 saja > Klik OK. Kemudian isikan dengan koding seperti di bawah ini. 

 

Imports MySql.Data.MySqlClient 

 

Module Module1 

Public CONN As MySqlConnection 

Public CMD As MySqlCommand 

Public RD As MySqlDataReader 

Public DA As MySqlDataAdapter 

Public DS As DataSet 

Public STR As String 

 

Sub koneksi() 

Try 

Dim STR As String = "server=localhost;user id=root;password=;database=dbperpustakaan" 'nama database di atas, sesuaikan dengan nama yang Anda buat 

CONN = New MySqlConnection(STR) 

 

If CONN.State = ConnectionState.Closed Then CONN.Open() 

End If 

Catch ex As Exception 

MessageBox.Show(ex.Message) End Try 

End Sub 

End Module 

 

8. Kemudian Buat FrmMenuUtama dengan tampilan seperti di bawah ini. 

  

 

  

 

Atur pada Properties: 

- Is MdiContainer = True 

- Start Position = CenterScreen 

- WindowsState = Maximized 

 

9. Langkah berikutnya adalah perancangan Form Login yang digunakan sebagai sarana keamanan penggunaan aplikasi agar tidak sembarang orang melakukan pengolahan data dan melakukan transaksi di dalam aplikasi ini. Form login juga berguna untuk menentukan hak akses pengguna aplikasi pada menu-menu tertentu sesuai dengan otoritasnya. 

Ketika username dimasukan dengan nama dan password sesuai dengan yang terdapat dalam database, maka akan masuk ke dalam FrmMenuUtama. 

Desain Tampilannya: 

 

Properties: 

Start Position: 

CenterScreen 

Control Box: False 

  

 

Ketikkan kode berikut. 

 

Imports MySql.Data.MySqlClient 

 

Public Class FrmLogin 

 

Private Sub TxtUserName_KeyPress(ByVal sender As 

Object, ByVal e As 

System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles 

TxtUserName.KeyPress 

If e.KeyChar = Chr(13) Then TxtPassword.Focus() 

End If 

End Sub 

 

Private Sub TxtPassword_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As 

System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles 

TxtPassword.KeyPress 

If e.KeyChar = Chr(13) Then TblLogin.Focus() 

End If 

End Sub 

 

Private Sub TblLogin_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) 

Handles TblLogin.Click koneksi() 

CMD = New MySqlCommand("select * from tbpetugas where status = '" & TxtUserName.Text & "' and Password = '" & TxtPassword.Text & "'", CONN) 

RD = CMD.ExecuteReader 

RD.Read() 

If RD.HasRows Then 

Me.Visible = False 

FrmMenuUtama.Show() 

ElseIf Not RD.HasRows Then 

MessageBox.Show("Periksa Kembali username dan password", "PERINGATAN", 

MessageBoxButtons.OK, MessageBoxIcon.Error) 

TxtUserName.Focus() 

TxtUserName.Text = "" 

TxtPassword.Text = "" End If 

End Sub 

 

Private Sub TblBatal_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) 

Handles TblBatal.Click End 

End Sub End Class 

 

10. Selanjutnya Perancangan FrmAnggota Tampilan Desain Form: 

 

Penamaan: 

1. TxtIDAnggota 

2. TxtNamaAnggota 

3. TxtAlamat 

4. TxtTelepon 

5. TxtCari 

6. TblTambah 

7. TblSimpan 

8. TblHapus 

9. TblUbah 

10. TblKeluar 

11. TblRefresh 

  

Coding: 

Jangan lupa untuk selalu meng-import, setting kodingnya: 

 

Imports MySql.Data.MySqlClient 

 

Public Class FrmAnggota 

 

Selanjutnya pembuatan fungsi hapus, fungsi menampilkan data dalam grid, fungsi pengaturan lebar kolom, fungsi ketika form dalam kondisi aktif dan non aktif. 

 

 Sub TampilDataGrid() 

DA = New MySqlDataAdapter("select * from 

TBAnggota", CONN) 

DS = New DataSet 

DA.Fill(DS, "tbanggota") 

DGVAnggota.DataSource = (DS.Tables("tbanggota")) End Sub 

Sub AturLebarKolomGrid() 

DGVAnggota.Columns(0).Width = 60 

DGVAnggota.Columns(1).Width = 100 

DGVAnggota.Columns(2).Width = 150 

DGVAnggota.Columns(3).Width = 60 

End Sub 

 

Sub Aktif() 

TxtIDAnggota.Enabled = True 

TxtNamaAnggota.Enabled = True 

TxtAlamat.Enabled = True 

TxtTelepon.Enabled = True 

TblSimpan.Enabled = True 

TblTambah.Text = "BATAL" 

TxtIDAnggota.Focus() 

End Sub 

 

Sub Bersih() 

TxtIDAnggota.Text = "" 

TxtNamaAnggota.Text = "" 

TxtAlamat.Text = "" 

TxtTelepon.Text = "" 

TxtCari.Text = "" 

End Sub 

 

Sub NonAktif() 

TxtIDAnggota.Enabled = False 

TxtNamaAnggota.Enabled = False 

TxtAlamat.Enabled = False 

TxtTelepon.Enabled = False 

TblHapus.Enabled = False 

TblSimpan.Enabled = False 

TblUbah.Enabled = False 

TblTambah.Text = "TAMBAH" End Sub 

 

Atur pada form_load (double klik pada form) dengan memanggil fungsi-fungsi berikut. 

 

Private Sub FrmAnggota_Load(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

MyBase.Load 

Call koneksi() 

Call TampilDataGrid() 

Call AturLebarKolomGrid() 

Call NonAktif() 

DGVAnggota.ReadOnly = True End Sub 

 

Selanjutnya koding pada TblSimpan. 

 

Private Sub TblSimpan_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

TblSimpan.Click 

'terlebih dahulu berikan validasi data harus diisi, dan tidak boleh kosong 

 

If TxtIDAnggota.Text = "" Or TxtNamaAnggota.Text = 

"" Or TxtAlamat.Text = "" Or TxtTelepon.Text = "" 

Then 

MessageBox.Show("Data Harus Diisi!", 

"Informasi", MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcon.Exclamation) 

Else 

Dim SQLSimpan As String = "insert into tbanggota(IDAnggota,NamaAnggota,Alamat,Telepon) values('" & TxtIDAnggota.Text & "','" & TxtNamaAnggota.Text & "','" & TxtAlamat.Text & 

"','" & TxtTelepon.Text & "')" 

CMD = New MySqlCommand(SQLSimpan, CONN) 

CMD.ExecuteNonQuery() 

MessageBox.Show("Data Sudah Disimpan", 

"Informasi", MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcon.Information) 

Call TampilDataGrid() 

Call AturLebarKolomGrid() 

Call NonAktif() 

Call Bersih() 

End If End Sub 

 

Koding pada tombol TblTambah. 

 

Private Sub TblTambah_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

TblTambah.Click 

If TblTambah.Text = "TAMBAH" Then 

Call Bersih() 

Call Aktif() 

Call TampilDataGrid() 

Call AturLebarKolomGrid() 

Else 

Call NonAktif() 

Call Bersih() 

Call TampilDataGrid() 

Call AturLebarKolomGrid() 

End If End Sub 

  

'memunculkan data-data dalam grid ketika cell di double click agar dapat di update dalam textbox 

 

Private Sub DGVAnggota_CellContentDoubleClick(ByVal sender As Object, ByVal e As 

System.Windows.Forms.DataGridViewCellEventArgs) 

Handles DGVAnggota.CellContentDoubleClick 

Dim baris As Integer 

With DGVAnggota baris = .CurrentRow.Index 

TxtIDAnggota.Text = .Item(0, baris).Value 

TxtNamaAnggota.Text = .Item(1, baris).Value 

TxtAlamat.Text = .Item(2, baris).Value 

TxtTelepon.Text = .Item(3, baris).Value 

End With 

TblUbah.Enabled = True 

TblHapus.Enabled = True 

Call Aktif() 

TblSimpan.Enabled = False End Sub 

  

Koding pada tombol tblKeluar. 

 

Private Sub TblKeluar_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

TblKeluar.Click Me.Close() End Sub 

Koding pada TblHapus 

 

Private Sub TblHapus_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

TblHapus.Click 

If TxtIDAnggota.Text = "" Then 

MessageBox.Show("Pilih Kode Barang dengan 

Benar", "Peringatan", MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcon.Exclamation) 

Exit Sub 

Else 

If MessageBox.Show("Yakin akan dihapus?", 

"Konfirmasi", MessageBoxButtons.YesNo) = 

Windows.Forms.DialogResult.Yes Then 

CMD = New MySqlCommand("Delete from tbanggota where IDAnggota = '" & TxtIDAnggota.Text & 

"'", CONN) 

CMD.ExecuteNonQuery() Call Bersih() 

Call TampilDataGrid() 

Call NonAktif() Else 

Call NonAktif() 

Call Bersih() 

Call TampilDataGrid() End If 

End If End Sub 

 

Koding pada TblRefresh dan TxtCari; TblRefresh digunakan untuk memunculkan kembali seluruh data yang terdapat dalam DGVAnggota. 

 

Private Sub Tblrefresh_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

Tblrefresh.Click 

Call TampilDataGrid() 

Call AturLebarKolomGrid() 

TxtCari.Text = "" 

End Sub 

 

Private Sub TxtCari_TextChanged(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

TxtCari.TextChanged 

Dim tables As DataTableCollection = DS.Tables 

Dim source1 As New BindingSource 

 

DA = New MySqlDataAdapter("select * from 

tbanggota", CONN) 

DS = New DataSet 

DA.Fill(DS, "tbanggota") 

 

'memunculkan data-data di dalam tabel Dim tampil As New DataView(tables(0)) 

source1.DataSource = tampil DGVAnggota.DataSource = tampil 

DGVAnggota.Refresh() 

 

'memunculkan data tabel berdasarkan pencarian TxtCari (memasukkan ID Anggota) 

tampil.RowFilter = "IdAnggota = '" & TxtCari.Text 

& "'" 

DGVAnggota.Refresh() End Sub 

 

Koding pada TblUbah. 

 

Private Sub TblUbah_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TblUbah.Click 

If TxtIDAnggota.Text = "" Or TxtNamaAnggota.Text = 

"" Or TxtAlamat.Text = "" Or TxtTelepon.Text = "" 

Then 

MessageBox.Show("Data Harus Diisi!", 

"Informasi", MessageBoxButtons.OK, MessageBoxIcon.Exclamation) 

Else 

Dim SQLUpdate As String = "update tbanggota set 

IDAnggota = '" & TxtIDAnggota.Text & "', 

NamaAnggota = '" & TxtNamaAnggota.Text & "', 

Alamat = '" & TxtAlamat.Text & "', Telepon = '" 

& TxtTelepon.Text & "' where IDAnggota = '" & 

TxtIDAnggota.Text & "'" 

CMD = New MySqlCommand(SQLUpdate, CONN) 

CMD.ExecuteNonQuery() 

MessageBox.Show("Data Sudah DiUbah", 

"Informasi", MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcon.Information) 

Call TampilDataGrid() 

Call AturLebarKolomGrid() 

Call NonAktif() 

Call Bersih() 

End If End Sub 

 

Catatan:  

Koding yang dijelaskan di atas adalah satu dari sekian banyak model pengolahan tabel master yang dapat dilakukan. Anda dipersilahkan melakukan inovasi atau modifikasi atau pengembangan validasi sendiri dari model dasar yang dijelaskan ini. 

 

Tugas: 

Buatlah Form Data Buku, dengan kode buku dimulai dari BK0001. 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

Bab 12 BASIS DATA (BAGIAN 2) 

 

 

Setelah perancangan form master data, selanjutnya form proses (PEMINJAMAN BUKU), beri nama dengan FrmPeminjaman. 

 

Desain Tampilan: 

 

Penamaan: 

1. TxtKodePinjam 

Properties = Read Only: True; 

Back Color: White 

2. DTPinjam 

Properties = Value: Jam dihapus 

3. TxtIDAnggota 

Properties = Max Length: 5 

Note: Max Length digunakan untuk menentukan jumlah maksimal karakter yang diinput dalam textbox 

4. TxtNamaAnggota 

Properties = Read Only: True; 

Back Color: White 

5. TxtTelepon 

Properties = Read Only: True; 

Back Color: White 

6. DGVPinjam 

7. TblTambah 

8. TblSimpan 

9. TblKeluar 


 

Coding: 

Pada Coding berikut ini, Call Koneksi tidak dicantumkan dalam Form_Load melainkan disimpan di masing-masing fungsi (fungsi kode otomatis, fungsi simpan, dll), hal ini dikarenakan banyak validasi menggunakan Read 

 

- 130 - 

Data (RD). Bila Read Data tersebut sedang running otomatis (atau karena Call Koneksi disimpan dalam Form_Load) pada tabel tertentu, maka tidak bisa menjalankan perintah lain, seperti simpan atau mengulangi validasi sebelumnya yang berkaitan dengan tabel.  

Sehingga, Solusinya yakni penempatan Call Koneksi bersifat “Private” yakni pengkodean yang disimpan dalam masing-masing fungsi, tidak dalam Form_Load. 

Jangan lupa, terlebih dahulu import MySql agar memunculkan Coding yang berkaitan dengan Database SQL, pengetikan disimpan paling atas (Sebelum Public Class). 

 

Imports MySql.Data.MySqlClient 

 

Selanjutnya Coding untuk fungsi-fungsi (bersih, aktif, nonAktif, Atur Lebar Grid, Buat Kolom Baru, Kode Pinjam Otomatis). 

 

Public Class FrmPeminjaman 

Sub Bersih() 

TxtKodePinjam.Text = "" 

TxtIDAnggota.Text = "" 

TxtNamaAnggota.Text = "" 

TxtTelepon.Text = "" 

DGVPinjam.ClearSelection() End Sub 

 

Sub aktif() 

TxtKodePinjam.Enabled = True 

TxtIDAnggota.Enabled = True 

TxtNamaAnggota.Enabled = True 

TxtTelepon.Enabled = True 

TblTambah.Text = "BATAL" 

TblSimpan.Enabled = True 

DGVPinjam.Enabled = True 

TblKeluar.Enabled = False 

End Sub 

 

Sub NonAktif() 

TxtKodePinjam.Enabled = False 

TxtIDAnggota.Enabled = False 

TxtNamaAnggota.Enabled = False 

TxtTelepon.Enabled = False 

DGVPinjam.Enabled = False 

TblTambah.Text = "TAMBAH" 

TblSimpan.Enabled = False 

TblKeluar.Enabled = True 

End Sub 

 

Sub AturLebarGrid() 

DGVPinjam.Columns(0).Width = 50 

DGVPinjam.Columns(1).Width = 200 

DGVPinjam.Columns(2).Width = 100 

DGVPinjam.Columns(3).Width = 100 

End Sub 

 

Sub BuatKolomBaru() 

DGVPinjam.Columns.Add("Kode", "Kode Buku") 

DGVPinjam.Columns.Add("Judul", "Judul Buku") 

DGVPinjam.Columns.Add("Pengarang", "Pengarang") 

DGVPinjam.Columns.Add("Penerbit", "Penerbit") 

Call AturLebarGrid() End Sub 

 

Fungsi untuk membuat Kode Pinjam secara otomatis menambah urutan (untuk menghindari duplikasi data). 

 

Private Sub KodePinjamOtomatis() 

Call koneksi() 

CMD = New MySqlCommand("select * from tbpinjam where kodepinjam in (select max(kodepinjam) from tbpinjam) order by kodepinjam desc", CONN) 

Dim urutan As String 

Dim hitung As Long 

RD = CMD.ExecuteReader RD.Read() 

If Not RD.HasRows Then urutan = "PJM" + "0001" 

Else hitung = 

Microsoft.VisualBasic.Right(RD.GetString(0), 4) + 1 

urutan = "PJM" + Microsoft.VisualBasic.Right("0000" & hitung, 4) 

End If 

TxtKodePinjam.Text = urutan End Sub 

 

Coding pada Form_Load 

 

Private Sub FrmPeminjaman_Load(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

MyBase.Load 

Call BuatKolomBaru() 

Call NonAktif() 

DTTanggal.Value = Today End Sub 

 

Coding pada TxtIDAnggota, ketika ditekan Enter secara otomatis akan memunculkan Nama dan Telepon Anggota, jika tidak ada maka ada pemberitahuan “ID Tidak Terdaftar”. 

 

Private Sub TxtIDAnggota_KeyPress(ByVal sender As Object, 

ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) 

Handles TxtIDAnggota.KeyPress Call koneksi() 

 If e.KeyChar = Chr(13) Then 

CMD = New MySqlCommand("select * from tbanggota where IDAnggota = '" & TxtIDAnggota.Text & "'", 

CONN) 

RD = CMD.ExecuteReader 

RD.Read() 

If RD.HasRows Then 

TxtNamaAnggota.Text = RD.GetString(1) 

TxtTelepon.Text = RD.GetString(3) 

DGVPinjam.Focus() 

Else 

MessageBox.Show("Maaf, ID tidak terdaftar", 

"PERINGATAN", MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcon.Exclamation) 

TxtIDAnggota.Text = "" 

TxtNamaAnggota.Text = "" 

TxtTelepon.Text = "" 

TxtIDAnggota.Focus() 

End If 

End If  End Sub 

 

Coding TblTambah, ketika tombol berLABEL “TAMBAH” diklik maka akan memunculkan otomatis nomor pinjam, mengaktifkan seluruh textbox dengan focus pada TxtIDAnggota dan ketika tombol berLABEL “BATAL” maka Form akan menjadi keadaan nonAktif seperti saat pertama START. 

 

Private Sub TblTambah_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

TblTambah.Click 

If TblTambah.Text = "TAMBAH" Then 

Call BuatKolomBaru() 

Call Bersih() 

Call aktif() 

Call KodePinjamOtomatis() 

TxtIDAnggota.Focus() 

 Else 

Call BuatKolomBaru() 

Call Bersih() 

Call NonAktif() 

DGVPinjam.Columns.Clear() 

End If End Sub 

 

Coding TblKeluar 

 

Private Sub TblKeluar_Click(ByVal sender As System.Object, 

ByVal e As System.EventArgs) Handles TblKeluar.Click Me.Close() End Sub 

 

Coding DGVPinjam; Ketika diinput kodeBuku, maka akan memunculkan Judul Buku, pengarang dan Penerbit. 

 

Private Sub DGVPinjam_CellEndEdit(ByVal sender As Object, ByVal e As 

System.Windows.Forms.DataGridViewCellEventArgs) Handles 

DGVPinjam.CellEndEdit 

Call koneksi() 

CMD = New MySqlCommand("select * from tbbuku where 

KodeBuku = '" & 

DGVPinjam.Rows(e.RowIndex).Cells(0).Value & "'", CONN) 

RD = CMD.ExecuteReader 

RD.Read() 

If RD.HasRows Then 

DGVPinjam.Rows(e.RowIndex).Cells(1).Value = RD.Item(1) 

DGVPinjam.Rows(e.RowIndex).Cells(2).Value = RD.Item(2) 

DGVPinjam.Rows(e.RowIndex).Cells(3).Value = RD.Item(3) 

Else 

MessageBox.Show("Maaf buku tidak terdaftar", 

"PERINGATAN !", MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcon.Exclamation) End If End Sub 

 

Coding TblSimpan; terlebih dahulu pernyataan validasi data tidak boleh kosong, penyimpanan dilakukan ke dalam 2 tabel (TbPinjam dan TbDetilPinjam). tbPinjam menyimpan hanya 1 record saja (KodePinjam dan IDAnggota), sedangkan tbdetilpinjam dapat menyimpan beberapa record sesuai dengan buku yang dipinjam. Pastikan tbdetilpinjam tidak memiliki Primary Key.  

Format tanggal dalam MySQL adalah yyyy-MM-dd, perlu penyesuaian agar tanggal dapat disimpan (ketik seperti ini: format(NamaDateTime.value, “yyyy-MM-dd”). 

 

Private Sub TblSimpan_Click(ByVal sender As 

System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles 

TblSimpan.Click 

 Call koneksi() 

If TxtIDAnggota.Text = "" Or TxtNamaAnggota.Text = "" 

Or TxtTelepon.Text = "" Then 

MessageBox.Show("Data belum lengkap", "PERINGATAN", 

MessageBoxButtons.OK, MessageBoxIcon.Exclamation) 

Else 

'menyimpan ke tbpinjam 

Dim SimpanPinjam As String = "insert into 

tbpinjam(Kodepinjam,IDAnggota,tanggalpinjam) values 

('" & TxtKodePinjam.Text & "', '" & 

TxtIDAnggota.Text & "', '" & Format(DTTanggal.Value, 

"yyyy-MM-dd") & "')" 

CMD = New MySqlCommand(SimpanPinjam, CONN) 

CMD.ExecuteNonQuery() 

 

'menyimpan ke tbdetilpinjam 

For baris As Integer = 0 To DGVPinjam.Rows.Count - 2 Dim SQLSimpan As String = "insert into 

tbdetilpinjam(kodepinjam,kodebuku) values('" & 

TxtKodePinjam.Text & "', '" & 

DGVPinjam.Rows(baris).Cells(0).Value & "')" 

CMD = New MySqlCommand(SQLSimpan, CONN) 

CMD.ExecuteNonQuery() 

Next baris 

 

MessageBox.Show("Data telah disimpan", 

"INFORMASI", MessageBoxButtons.OK, 

MessageBoxIcon.Information) 

DGVPinjam.Columns.Clear() 

Call BuatKolomBaru() 

Call Bersih() 

Call NonAktif() 

End If End Sub 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

 

Bab 13 MEMBUAT LAPORAN (REPORT) 

KESELURUHAN DATA 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Laporan/Report dengan fasilitas CrystalReport 

2. Laporan Seluruh Data Buku 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Dapat menyetting Laporan/Report dengan fasilitas CrystalReport. 

2. Dapat membuat laporan seluruh data (kasus: Laporan Data Buku). 

 

Instalasi CrystalReport 

Crystal Reports merupakan salah satu paket program yang digunakan untuk membuat, menganalisa, dan menterjemahkan informasi yang terkandung dalam database ke dalam berbagai jenis laporan. Crystal Reports dirancang untuk membuat laporan yang dapat digunakan dengan berbagai bahasa pemrograman berbasis Windows, salah satunya Visual Basic. 

Sebelum menjalankan CrystalReport, sesuaikan dahulu .NET (Target Framework) nya, dengan cara Klik PROJECT pada Menu Bar > Klik PinjamPerpustakaan PROPERTIES (Paling Bawah) > Maka muncul menu di bawah ini 

(Selanjutnya Pilih COMPILE di sebelah kiri). 

 

- 137 - 

 

 

Klik Advanced Compile Options dan muncul menu di bawah ini, kemudian Ubah menjadi .NET Framework 4. 

 

  

Langkah berikutnya adalah perancangan Laporan dengan Klik PROJECT > Add New Item. 

 

  

 

Pada Menu sebelah kiri klik REPORTING dan Pilih CRYSTAL REPORT, beri nama, misal: CrBukuSeluruh. 

 

  

 

Lalu Muncul Tampilan seperti di bawah ini, klik tanda (+) pada ODBC (RDO). 

  

 

Sehingga muncul nama-nama database yang sudah dibuat (penyetingan untuk memunculkan nama database melalui ODBC dapat dilihat pada Modul Koneksi Database MySQL), kemudian pilih nama database (di sini bernama dsndbperpustakaan) dan NEXT. 

 

  

Pada tampilan menu berikutnya isikan user ID dengan root, lalu FINISH. 

 

  

 

Database dbperpustakaan muncul sesuai dengan nama-nama tabelnya. Karena Laporan ini untuk menyajikan seluruh data buku, maka tabel yang dipilih adalah tbbuku. 

 

  

Klik tanda “>” dan secara otomatis tabel akan terseleksi dan berpindah ke sebelah kiri, seperti yang nampak pada gambar di bawah, lalu NEXT. 

 

  

 

Masukan seluruh field pada tbbuku dengan mengklik “>>”, lalu NEXT. 

 

  

Selanjutnya data CRYSTAL REPORT tampil seperti gambar di bawah ini. 

 

  

 

Langkah berikutnya adalah mempercantik tampilan, atur teks, perataan, dll. Gunakan Box Object dan Line Object pada Toolbox untuk membuat tabel. 

 

  

  

 

Berikutnya pembuatan Form yang digunakan untuk menampilkan hasil CRYSTAL REPORT seluruh Buku yang dibuat sebelumnya. 

 

  

 

Pada toolbox, pilih REPORTING > Inputkan CRYSTALREPORTVIEWER ke dalam Form Laporan 

Seluruh Buku. 

  

 

Maka akan tampil seperti di bawah ini, pada sudut kanan atas (yang dibulati) diklik. 

 

Sehingga muncul pilihan CHOOSE A CRYSTAL REPORT. 

 

  

 

Dan Pilih CRYSTAL REPORT sesuai dengan yang akan ditampilkan (di sini laporan yang disajikan adalah seluruh data buku, maka CRYSTAL REPORT CrBukuSeluruh yang diklik). 

 

  

 

Selanjutnya tambahkan menu Laporan Data Buku pada 

FrmMenuUtama, dan berikan perintah Buka 

FrmLaporanSeluruhBuku. 

 

Tugas 

Lakukan dengan cara yang sama untuk menampilkan laporan seluruh Anggota Perpustakaan, jangan lupa tambahkan Laporan Anggota Perpustakaan pada FrmMenuUtama. 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

 

Bab 14 MEMBUAT LAPORAN (REPORT) 

BERDASARKAN TANGGAL TERTENTU 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Laporan/Report dengan fasilitas CrystalReport 

2. Laporan berdasarkan tanggal tertentu 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mampu: 

1. Dapat menyetting Laporan/Report dengan fasilitas CrystalReport. 

2. Dapat membuat laporan dengan tanggal tertentu (kasus: 

Laporan Data Buku). 

 

Buat Crystal Report dengan nama, misal: CrPinjamPerTanggal 

 

  

 

- 148 - 

Lalu muncul kotak dialog seperti di bawah ini, kemudian klik OK. 

 

   

Seleksi tabel seperti gambar di bawah ini lalu NEXT (perlu diperhatikan bahwa tabel yang akan menjadi referensi adalah yang di sebelah KANAN, misal tbpinjam1, tbanggota1, dsb). 

 

  

Selanjutnya muncul secara otomatis relasi-relasi tabel berdasarkan nama (By Name), yang perlu kita lakukan adalah melakukan relasi berdasarkan key (By Key), dengan mengklik relasi, kemudian men-DELETE relasi tersebut. 

 

   

Sehingga terlihat seperti gambar di bawah ini. 

 

  

Klik By Key, lalu hubungkan masing-masing key dengan men-DRAG dari tabel asal dan DROP kan ke tabel tujuan = TBPinjam1.KodePinjam  

TBDetilPinjam1.KodePinjam, TBAnggota1.IDAnggota  

TBPinjam1.IDAnggota, 

TBBuku1.KodeBukuTBDetilPinjam1.KodeBuku 

Hasilnya terlihat pada tampilan di sebelah kanan, lalu klik NEXT. 

 

 

  

 

Kemudian di seleksi field yang akan ditampilkan lalu klik NEXT, seperti gambar di bawah ini. 

 

  

Klik NEXT kembali. 

 

  

 

Seleksi seluruh field pada Record Selection lalu NEXT. 

 

  

Dan FINISH. 

 

  

 

Di sebelah kanan, klik kanan pada PARAMETER FIELD > NEW. 

 

  

Ubah Nama Parameternya dengan TanggalPinjam, Type dengan Date, Value Field dengan TanggalPinjam, Description Field dengan TanggalPinjam lalu OK. 

 

  

CrPinjamPerTanggal, klik REPORT > SELECTION 

FORMULA > RECORD 

 

  

Karena report ini bertujuan untuk mencari peminjaman berdasarkan TanggalPinjam, maka ketik nama field yang di filter berdasarkan tanggal. Lalu klik SAVE and CLOSE. 

 

 

 

Selanjutnya buat form baru sebagai viewer untuk CrPinjamPerTanggal, misalnya dengan nama 

FrmLapPinjamPerTanggal. 

 

  

Kemudian masukan CrystalReportViewer dari Toolbox. 

 

  

 

Pilih Choose Crystal report. 

 

  

 

 

 

Pilih CrPinjamPerTanggal > OK. 

 

  

 

Atur START Formnya menjadi 

FrmLapPinjamPerTanggal, dan Jalankan Program. 

 

Catatan: 

Contoh di atas merupakan salah satu dari sekian banyak teknik pelaporan dengan Crystal Report, Anda disarankan untuk dapat berinovasi dan mengembangkan materi melalui buku-buku referensi, contoh kasus, contoh skripsi ataupun internet. Goodluck dan Selamat Berlatih! 

 

TUGAS 

Dengan Langkah yang sama, Anda praktikkan untuk membuat Laporan Buku berdasarkan pencarian KodeBuku. 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

Bab 15 MEMBUAT PACKAGE  PROJECT VISUAL STUDIO 

 

 

POKOK BAHASAN: 

1. Membuat Package/Building Setup/File Installer Project Visual Studio 

 

TUJUAN BELAJAR: 

Setelah mempelajari bab ini, diharapkan dapat Membuat Package/Building Setup Project Visual Studio. 

 

Pada ini akan dibahas mengenai Cara Membuat File Setup Pada VB .Net 2010, sebelum dilanjutkan dengan instalasi package, pastikan bahwa aplikasi tersebut. 1. Pastikan tidak ada error dalam koding VB .Net 2010  

2. Aplikasi sudah Fix dan siap untuk dibuatkan Installernya 

 

Di sini tidak perlu membuat koding, yang perlu anda perhatikan adalah ikuti dengan detail step by stepnya agar anda bisa membuat file Installer dengan Benar. 

 

Berikut Tahapannya: 

Silahkan Buka Project VB .Net 2010 anda yang sudah Fix dan akan dibuatkan Setupnya. 

 

 

- 159 - 

  

 

Contoh gambar di atas adalah Aplikasi Penjualan yang siap untuk dibuat Installer. 

Klik File - New – Project 

 

  

 

Pilih Other Project Types -Setup and Deployment - Visual Studio Installer. 

Silahkan Buat Nama (contoh): Setup Aplikasi Penjualan Simpan di Drive D:\File Setup. 

Klik OK. Maka akan muncul seperti gambar di bawah ini. 

 

  

 

Terdapat 3 File utama yaitu Application Folder, User’s Desktop, dan User’s Programs Menu. 

1. Klik Application Folder 

 

  

 

Klik Kanan Application Folder - Add - File 

  

 

Silahkan Browse dan Ambil semua file yang ada di Folder Bin Debug Project VB .Net.  

Kemudian Klik Open. 

Maka akan muncul kira-kira seperti gambar di bawah ini. 

 

  

2. Klik User’s Desktop 

Klik kanan pada Area Kosong sebelah kanan. 

 

  

 

Klik Kanan - Klik Create New Shortcut. 

 

  

 

Pilih Application Folder - dan Pilih File yang .EXE nya. Jika sudah Klik OK. 

 

3. Untuk User’s Programs Menu 

Sama seperti No #2, yaitu Klik Kanan Area sebelah kanan yang kosong. 

Create New Shortcut dan Pilih File Exe yang ada di Application Folder. 

 

4. Masukan Data di Properties 

Pada Jendela Properties anda bisa masukan data sesuai dengan keinginan anda. 

Contoh : Authornya adalah nama anda 

  : Revondha Akbar 

Manufacturer : JavaNet Media 

 

  

 

5. Build Setup 

Jika sudah semua, silahkan Klik Build - kemudian Build Aplikasi Anda. 

 

  

Klik Build Setup Aplikasi Penjualan 

 

Tunggu beberapa detik - Pastikan pada Pojok Kiri Bawah terdapat tulisan “Build Success” 

 

↜oOo↝ 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA 

 

 

SmithDev Community. (2015). Panduan Visual Basic.Net.  Jakarta: Elek Media Komputindo. 

 

Raharjo, Budi. (2016). Mudah Belajar VB.NET. Bandung: Informatika. 

 

www.malasngoding.com 

 

↜oOo↝ 

 

 

- 166 - 

 

 

 

 

TENTANG PENULIS 

 

 

Indra Griha Tofik Isa, S.T., M.Kom., lahir pada 01 Mei 1989 di Sukabumi, Jawa Barat. Menamatkan Pendidikan S1 pada tahun 2011 di STT Pelita Bangsa dan pendidikan S2 di STMIK LIKMI Bandung pada tahun 2014 Jurusan Sistem Informasi. Saat ini menjadi dosen di Politeknik Negeri Sriwijaya Jurusan Manajemen Informatika. Sudah menerbitkan beberapa jurnal penelitian dan buku antara lain Pemrograman Web Dasar dan Keripik Enye 

Waluran: Potensi Penggerak Kesejahteraan Masyarakat. Memiliki kegemaran bermain piano dan dapat dilihat di instagram @indraisa. ### 

 

 

 


Comments

Popular posts from this blog

Font Notasi Angka Untuk membuat Partitur Lagu Not Angka

Download Berbagai Font Notasi Angka Terbaik dan Cara Penulisan di MS Word

16+ Font dan Kode untuk Membuat Simbol Musik di Word